Penipuan WO di Trenggalek Bikin Puluhan Calon Pengantin Gagal Nikah Sampai Digugat 22 Vendor, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta
--
BERANDAKITA - Masyarakat Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, digemparkan oleh kabar dugaan penipuan Wedding Organizer (WO) yang menimpa sejumlah pasangan calon pengantin. Kasus ini mencuat ke publik setelah sebuah unggahan viral pada awal Mei 2026 yang memperlihatkan kekecewaan pasangan pengantin di salah satu desa di Trenggalek. Mereka mendapati lokasi pernikahan masih kosong melompong pada hari pelaksanaan, padahal seluruh biaya paket pernikahan telah ditransfer kepada pemilik WO tersebut. Video yang memperlihatkan tangis haru keluarga di tengah tenda yang tak kunjung terpasang itu memicu gelombang aduan dari korban-korban lainnya. Modus operandi yang dilakukan biasanya berupa penawaran paket pernikahan murah dengan fasilitas mewah (all-in) melalui media sosial. Berdasarkan penelusuran di media sosial, kasus ini bermula dari keluhan salah satu pengantin yang membagikan ceritanya di grup komunitas warga Trenggalek. Dalam unggahan tersebut, korban menyebutkan bahwa pihak WO 'U' tidak bisa dihubungi sejak malam sebelum acara (H-1). Padahal, koordinasi terakhir menyebutkan bahwa seluruh kru dekorasi dan katering akan tiba di lokasi pada pagi hari.
Kronologi Viralnya Kasus WO 'U'