Mengenal The Hacktivist Group 313: Kelompok Peretas di Balik Gelombang Serangan Siber Global yang Berbasis di Iran
--
BERANDAKITA.ID – Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia, nama The Hacktivist Group 313 (atau sering disebut 313 Team) muncul sebagai salah satu aktor utama dalam perang siber modern.
Kelompok ini mengidentifikasi diri mereka sebagai bagian dari "Islamic Cyber Resistance" yang berbasis di Irak dan memiliki afiliasi ideologis yang kuat dengan kepentingan Iran. Nama "313" sendiri merujuk pada jumlah pasukan dalam narasi sejarah Islam, yang sering digunakan oleh kelompok-kelompok paramiliter di kawasan Timur Tengah.
Sejak pertama kali terdeteksi aktif secara masif pada Desember 2023, kelompok ini telah berevolusi dari sekadar peretas amatir menjadi organisasi siber yang mampu melakukan serangan terkoordinasi berskala internasional. P
ada awal tahun 2026, mereka tercatat melakukan serangkaian serangan yang menargetkan infrastruktur digital di Amerika Serikat, Israel, dan beberapa negara Teluk.
Metode Serangan dan Target Utama
The Hacktivist Group 313 dikenal menggunakan kombinasi teknik serangan yang bertujuan untuk menciptakan gangguan layanan dan tekanan psikologis (Psychological Operations). Berikut adalah beberapa metode utama mereka: