Kecelakaan Maut Festival Songkran 2026 Tewaskan 242 Korban Jiwa, Pemerintah Thailand Langsung Tindak Tegas
--
BERANDAKITA.ID – Kecelakaan maut di Festival Songkran Thailand menelan ratusan korban jiwa. Hal ini pun menjadi sorotan mancanegara yang mana festival tersebut dinilai tidak aman. Berikut ulasan lebih lengkapnya!
Pusat Keselamatan Lalu Lintas Thailand melaporkan bahwa selama rangkaian perayaan Songkran pada 10–16 April 2026, sebanyak 242 orang kehilangan nyawa akibat kecelakaan di jalan. Angka ini mencerminkan tingginya risiko keselamatan yang muncul setiap kali perayaan tahun baru tradisional tersebut berlangsung.
Melansir dari berbagai sumber, dalam periode yang sama terjadi 1.242 insiden kecelakaan yang menyebabkan sekitar 1.200 orang mengalami luka-luka. Secara statistik, masa libur Songkran memang kerap menjadi periode rawan karena lonjakan kecelakaan di berbagai daerah.
Baca juga: Apa Itu Festival Songkran? Kemeriahan Tahun Baru Thailand yang Ditandai dengan Perang Air di Jalanan
Pemerintah Thailand menyebutkan bahwa penyebab utama kecelakaan adalah penggunaan kecepatan tinggi, disusul perilaku berkendara yang tidak aman. Sepeda motor tercatat sebagai kendaraan yang paling sering terlibat dalam insiden, terutama selama arus perjalanan dan perayaan festival berlangsung.
Periode libur ini bahkan dikenal dengan sebutan “seven dangerous days” atau tujuh hari paling berbahaya. Istilah tersebut menggambarkan kondisi tahunan di mana angka kecelakaan, korban luka, dan kematian meningkat drastis akibat padatnya lalu lintas serta rendahnya kepatuhan terhadap aturan berkendara.
Situasi semakin diperparah oleh kebiasaan mengemudi dalam pengaruh alkohol serta kurangnya penggunaan helm pada pengendara motor. Hal ini menjadi perhatian serius karena Thailand termasuk negara dengan tingkat kematian akibat kecelakaan lalu lintas yang tinggi di dunia.