Wednesday 4th of February 2026
×

Cha Eun Woo Skandal Pajak 20 Miliar Won: Fantagio Denda 8,2 Miliar, Brand Cabut Iklan Massal 2026

Cha Eun Woo Skandal Pajak 20 Miliar Won: Fantagio Denda 8,2 Miliar, Brand Cabut Iklan Massal 2026

--

Fantagio menyatakan telah mengajukan pratinjau (pre-assessment review) untuk menantang keputusan NTS dan menolak tuduhan penggelapan. Mereka menekankan investigasi belum final, belum ada tuntutan pidana, dan Cha Eun Woo kooperatif penuh.

Dampak komersial signifikan. Beberapa brand besar menarik iklan: video skincare Abib, iklan bank Shinhan, serta beberapa endorsement fashion dihapus atau dibuat privat di YouTube dan media sosial.


Defense Media Agency mengubah episode "That Day in the Military Story" yang menampilkan Cha Eun Woo menjadi mode privat. Petisi ke Kementerian Pertahanan Nasional meminta peninjauan tugasnya di Band Militer karena citra publik terganggu.

Baca juga: Baca MIGNON Manhwa Chapter 3 Bahasa Indonesia RAW, Pertemuan Pertama

Baca juga: Spoiler Manhwa Became the Patron of Villains Chapter 20 Bahasa Indonesia, Bersiap di Perlawanan Baru

Cha Eun Woo memposting pernyataan pribadi di Instagram pada 26 Januari 2026: "Saya menundukkan kepala dengan tulus dan meminta maaf karena menyebabkan kekhawatiran dan kekecewaan bagi banyak orang akibat berbagai masalah terkini yang melibatkan saya. Saya merefleksikan secara mendalam apakah sikap saya terhadap kewajiban sebagai warga negara, khususnya pembayaran pajak, sudah cukup ketat." Ia berjanji menerima keputusan akhir otoritas, bertanggung jawab penuh, dan mematuhi prosedur pajak ke depan. Pernyataan ini dirilis saat ia sedang menjalani wamil, dengan pembebasan dijadwalkan Januari 2027.

Asosiasi Pembayar Pajak Korea (KTA) membela dengan menekankan praduga tak bersalah dan mengkritik kebocoran informasi pajak sebagai ilegal. Namun, opini publik terbelah: sebagian netizen mengecam image "bersih" Cha Eun Woo, sementara penggemar meluncurkan hashtag dukungan. Kasus ini menjadi salah satu skandal pajak terbesar bagi selebriti Korea, menyoroti praktik perencanaan pajak yang sering dipertanyakan di industri hiburan.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST