Saturday 16th of May 2026

Kronologi Mahasiswi Asal Nunukan Disekap Dan Diperkosa 3 Hari Di Makassar Akibat Loker Palsu, Kini Akhirnya Terselamatkan

Kronologi Mahasiswi Asal Nunukan Disekap Dan Diperkosa 3 Hari Di Makassar Akibat Loker Palsu, Kini Akhirnya Terselamatkan

--

Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Iptu Abdul Latif, membenarkan bahwa rumah mewah tersebut sengaja disewa oleh pelaku selama tiga hari khusus untuk melancarkan aksi kejahatan penyekapan tersebut.

Kronologi Terbongkarnya Kasus Dan Penyelamatan Korban

Kasus memilukan ini akhirnya terbongkar pada hari Minggu (10/5/2026) karena sebuah momen yang tidak disengaja. Pemilik rumah kontrakan asli mendatangi lokasi perumahan dengan tujuan memeriksa kondisi fisik bangunan, mengingat masa sewa jangka pendek yang diambil oleh pelaku FR telah berakhir.

Baca juga: Link Nonton Film Mortal Kombat II (2026) Subtitle Indonesia, Dari Noob Saibot hingga Munculnya Shao Kahn

Baca juga: Profil Singkat Wita Nidia Hanifah: Pengusaha Sukses dan Mantan Istri Mayor Teddy yang Menginspirasi

Setibanya di lokasi, pemilik kontrakan dikejutkan oleh kemunculan korban MA yang berhasil keluar dari area dalam rumah lewat celah jendela. Warga sekitar perumahan mendapati korban sedang duduk lemas di area depan rumah dengan kondisi baju berantakan dan kedua pergelangan tangan masih terlilit ikatan tali secara erat. Warga segera menolong melepaskan ikatan korban, memberikan perlindungan sementara, dan langsung melaporkan insiden ini ke Polsek Tamalate.

Saat aparat kepolisian tiba di tempat kejadian perkara (TKP), pelaku FR (30) diketahui sudah melarikan diri dari lokasi dan saat ini resmi berstatus buron dalam pengejaran intensif tim gabungan Jatanras. Korban MA kini telah dievakuasi dengan aman dan diserahkan kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Makassar untuk mendapatkan pendampingan psikologis trauma healing serta pemeriksaan visum medis.

Kasus penipuan loker berujung kekerasan seksual ini juga memicu atensi besar dari tingkat birokrasi daerah. Bupati Nunukan, Irwan Sabri, secara tegas memerintahkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Nunukan untuk mengawal ketat mitigasi kasus hukum ini. Pemerintah Daerah Nunukan menyatakan siap membiayai penuh seluruh kebutuhan akomodasi keberangkatan orang tua korban ke Makassar, termasuk memfasilitasi tim pengacara serta psikolog klinis demi memulihkan kondisi mental dan menuntut keadilan bagi MA.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST