Thursday 23rd of April 2026

Apa Itu Festival Songkran? Kemeriahan Tahun Baru Thailand yang Ditandai dengan Perang Air di Jalanan

Apa Itu Festival Songkran? Kemeriahan Tahun Baru Thailand yang Ditandai dengan Perang Air di Jalanan

--

BERANDAKITA.ID – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai Festival Songkran Thailand yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi pentingnya!

Setiap memasuki pertengahan April, berbagai kota di Thailand dipenuhi keramaian warga yang saling menyiram air di jalanan. Perayaan ini dikenal sebagai Songkran, yaitu tahun baru tradisional Thailand yang identik dengan suasana penuh kegembiraan layaknya “perang air”.

Bagi wisatawan, Songkran sering dipahami sebagai pesta jalanan yang seru. Namun, di balik kemeriahannya, terdapat pengakuan penting dari dunia internasional. Pada akhir 2023, UNESCO menetapkan Songkran sebagai Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan. Status ini menegaskan bahwa tradisi tersebut memiliki nilai budaya dan filosofi yang jauh lebih dalam daripada sekadar hiburan.

Baca juga: Profil dan Biodata Jisoo Blackpink, Idol K-Pop Populer yang Terseret Skandal Kasus Pelecehan dan KDRT Sang Kakak

Baca juga: Profil dan Biodata Sosok Tsaqib, Sosok Pacar Adhisty Zara yang Viral Usai Rumor Kehamilannya Menyebar

Sejarah Festival Songkran Thailand 

Awalnya, Songkran merupakan bagian dari praktik keagamaan dalam ajaran Buddha. Air digunakan sebagai simbol penyucian, dengan makna membersihkan diri dari kesalahan, nasib buruk, serta energi negatif dari tahun sebelumnya. Dalam praktik awalnya, air dipercikkan secara lembut pada patung Buddha di kuil sebagai bentuk penghormatan.

Selain itu, waktu pelaksanaan Songkran yang bertepatan dengan periode paling panas di Thailand juga memiliki kaitan dengan kehidupan agraris. Tradisi menyiram air menjadi bentuk harapan kolektif masyarakat untuk datangnya hujan, yang diharapkan membawa hasil panen yang baik di tahun berikutnya.

Di balik suasana meriah di ruang publik, Songkran juga memiliki dimensi yang lebih personal dalam lingkup keluarga. Salah satu tradisi penting adalah Rod Nam Dum Hua, yaitu ketika generasi muda menuangkan air wangi—sering kali dicampur bunga melati—ke tangan orang yang lebih tua.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST

© 2026. All Right Reserved.