Thursday 23rd of April 2026

Ricuh! Demo di Samarinda Kaltim Protes Gubernur Rudy Mas'ud Evaluasi Kinerja Pemerintah Bukan Pamer Harta

Ricuh! Demo di Samarinda Kaltim Protes Gubernur Rudy Mas'ud Evaluasi Kinerja Pemerintah Bukan Pamer Harta

--

BERANDAKITA.ID – Kondisi terkini! Massa Aliansi Rakyat Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Aksi 21 April yang berlokasi di gedung DPRD Kaltim serta kantor Gubernur Kaltim. Aksi yang mendesak audit seluruh kebijakan Pemprov Kaltim ini menghadirkan berbagai polemik. Gelombang massa dari beragam elemen mahasiswa dan masyarakat mulai mendatangi lokasi hingga memadati area depan kantor DPRD Kaltim sejak Selasa 21 April 2026 pagi. 

Aksi unjuk rasa dilakukan di depan Kantor DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Jalan Teuku Umar, Samarinda, pada Selasa, 21 April 2026. Aksi tersebut sebagai upaya penuntutan transparansi anggaran pemerintah daerah, khususnya pengadaan mobil dinas dan pembangunan rumah jabatan Gubernur Kaltim.

Massa juga mendesak DPRD menggunakan hak interpelasi. Jumlah orang yang mengikuti aksi tersebut diperkirakan mencapai sekitar 2.000 orang. Ketika aksi berlangsung, terdapat dua demonstran yang pingsan saat mengikuti aksi di depan kantor DPRD Kaltim. Keduanya segera mendapatkan pertolongan medis.

Baca juga: Siapa Hanna Shahab? Profil dan Biodata Konten Kreator Cantik yang Ternyata Pacar Fajar Sadboy

Baca juga: Profil dan Biodata D4vd, Penyanyi Pop Asal Texas yang Resmi Didakwa Kasus Pembunuhan dan Mutilasi Remaja 14 Tahun

Perwakilan massa dari Kedaulatan Rakyat Samarinda, Budiman Arief, pada orasinya menyampaikan kritik terhadap tata kelola pemerintahan yang dirasa tidak berpihak kepada masyarakat.

“Ini kita dipimpin dan diobok-obok secara semena-mena, secara tidak profesional. Ada kesan semua ini dikondisikan, ada kongkalikong. Kita sebagai rakyat merasa dipermainkan,” ungkap Budiman.

Dia juga menekankan, masyarakat saat ini tengah menghadapi tekanan ekonomi, tetapi di sisi lain pemerintah justru mengalokasikan anggaran besar untuk kebutuhan pejabat.

“Kita sekarang terbeban, apalagi dengan adanya IKN. Harusnya pemerintah lebih peka. Tapi yang kita lihat justru anggaran besar keluar untuk kepentingan pejabat,” lanjutnya kemudian.

Demo 21 April di Samarinda Ricuh

Kericuhan terjadi di kawasan Jalan Gajah Mada, tepatnya di sekitar Kantor Gubernur Kalimantan Timur. Aparat kepolisian mengerahkan mobil water cannon sebagai upaya mengurai massa yang masih belum meninggalkan lokasi, meski waktu aksi dinilai telah melampaui batas.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST