Saturday 21st of February 2026
×

Link Video KKN Lombok Viral 13 Menit 17 Detik Full Menghebohkan Jagad Maya, Nama Asli Pemeran Wanita Terbongkar!

Link Video KKN Lombok Viral 13 Menit 17 Detik Full Menghebohkan Jagad Maya, Nama Asli Pemeran Wanita Terbongkar!

--

Lokasi diduga di salah satu desa di Kecamatan Lenek, di mana para mahasiswa menyewa rumah warga sebagai posko selama program pengabdian masyarakat. Kepala Desa setempat membenarkan bahwa pemeran mirip dengan mahasiswa yang pernah bertugas di wilayahnya, meskipun tidak menyebutkan nama secara spesifik.

Namun, pihak Universitas Mataram melalui Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) membantah keterlibatan mahasiswa mereka. Ketua Satgas PPKS, Joko Jumadi, menyatakan bahwa isu ini adalah hoaks. Mereka telah melakukan verifikasi fakta dan menemukan bahwa video tidak terkait dengan mahasiswa KKN Unram.


Baca juga: Link Video Viral Diduga Oknum Mahasiswa KKN di Lotim Full 13 Menit Ternyata Hoax? Cek di Sini Faktanya!

Baca juga: Baca Hell's Paradise: Jigokuraku Full Chapter Sub Indonesia Anime Season 2 Tayan, Begini Lanjutan Kisahnya!

Mahasiswi yang namanya terseret, Anis Januar Putri, memberikan klarifikasi langsung melalui wawancara di media sosial. Ia menunjukkan perbedaan fisik, seperti jerawat di wajahnya yang tidak ada pada pemeran video, serta jenis kacamata yang berbeda (hitam vs perak bening). Anis juga menyatakan trauma akibat spekulasi ini dan meminta masyarakat bijak dalam bermedia sosial.

Reaksi publik sangat beragam. Banyak netizen mencari "link video KKN Lombok viral" di mesin pencari seperti Google, yang menyebabkan lonjakan pencarian kata kunci terkait. Namun, penyebaran video ini memicu kekhawatiran tentang kejahatan digital, termasuk penyebaran konten non-konsensual dan fitnah. Polisi setempat dilaporkan turun tangan untuk menyelidiki pengunggah awal dan potensi pelanggaran Undang-Undang ITE. Kepolisian Daerah NTB menekankan pentingnya waspada terhadap konten viral yang bisa merusak reputasi individu dan institusi.

Kasus ini menjadi pengingat akan bahaya informasi palsu di era digital. Pakar keamanan siber menyarankan untuk tidak menyebarkan konten sensitif tanpa verifikasi dan melaporkan ke pihak berwenang jika menemukan penyebaran ilegal. Hingga kini, identitas pengunggah awal masih menjadi misteri, dan penyelidikan berlanjut. Masyarakat diimbau untuk fokus pada fakta dan menghindari spekulasi yang bisa merugikan pihak tak bersalah. 

Source:

Update Terbaru

RELATED POST