Video Batang Timur 16 Detik Viral di Media Sosial, Diduga Tampilkan Sosok Influencer yang Jadi Korban Love Scam
--
Usut punya usut, kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, istilah seperti “Cianjur”, “Garut”, atau “Sleman” juga pernah digunakan secara sembarangan dalam judul video viral, seringkali tanpa dasar faktual yang kuat.
Love Scam dan Pemerasan Digital
Berdasarkan informasi yang diperoleh melalui media online diduga bahwa kasus ini berawal dari perkenalan seorang influencer lokal berinisial A, yang dikenal dengan nama populer G, dengan seorang perempuan melalui platform media sosial. Komunikasi awal keduanya bersifat personal dan intens.
Usai hubungan terjalin, diduga pihak perempuan atau akun yang mengaku perempuan itu meminta sejumlah uang kepada A. Namun, A menolak memberikan dana karena merasa curiga dengan permintaan tersebut.
Tak pelak, usai penolakan muncul ancaman dari pihak lawan komunikasi A. Tak lama setelah itu, video pribadi A beredar luas dengan judul “Batang Timur 16 Detik”. Video tersebut menyebar cepat dan menjadi viral seperti sekarang ini.
Baca juga: Kazuya Tidak Menyangka! RAW Link Baca Manga Kanojo, Okarishimasu Chapter 409 Bahasa Indonesia Scan
Baca juga: Link Asli Video Batang Timur Viral Full Tanpa Cut, Cinta Ditolak Langsung Spill Rekaman Privat
Baca juga: Viral! Fenomena Kafe Pakai Kemasan Infus Bikin Netizen Pro Kontra: Inovasi Unik atau Kebablasan?
Link Video Batang Timur 16 Detik Viral
Sebagai informasi, kamu bisa menemukan videonya di beberapa situs yang menyediakan video update terbaru. Cukup ketikkan kata kuncinya dan kamu bisa menontonnya.
Rekaman video ini sendiri bisa menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu berhati-hati dan bijak dalam menggunakan sosial media. Jangan sampai sesuatu yang kita unggah akan menimbulkan masalah di masa depan.
Jejak digital yang tidak bisa terhapus memiliki kemungkinan besar untuk menghancurkan pengguna internet yang tak bisa menyeleksi konten dengan baik. Sekian yang bisa kami sampaikan, jangan sampai kamu menyesal di kemudian hari.