ASN Wajib Tahu! Aktivasi ASN Digital Wajib Dilakukan, Ini Fungsi, Cara, dan Dampaknya
--
Cara, Fungsi, dan Dampaknya
Untuk melakukan aktivasi, ASN perlu menyiapkan beberapa data dasar seperti NIP, email aktif, nomor ponsel, dan data kependudukan yang valid. Proses aktivasi umumnya dilakukan secara online melalui portal resmi yang telah ditentukan. Setelah verifikasi berhasil, akun ASN Digital bisa langsung digunakan untuk mengakses layanan terkait.
Namun di lapangan, masih banyak ASN yang mengaku bingung atau mengalami kendala saat aktivasi. Mulai dari email tidak aktif, data tidak sinkron, hingga OTP yang tak kunjung masuk.
Baca juga: Diajari Jadi LAKIK! Link Baca Manhwa Jinx Chapter 90 Bahasa Indonesia
Baca juga: Link Video Botol Teh Pucuk Viral Full 1 Menit 50 Detik di Tiktok , Ternyata Begini Isinya!
Jika kode OTP muncul “invalid” atau tidak bisa login, periksa zona waktu HP, atau coba logout dan login ulang. Jika semua langkah gagal atau tidak muncul QR code, Anda bisa menghubungi BKPSDM untuk reset MFA atau bantuan pemulihan.
Meski begitu, pemerintah mengimbau ASN untuk segera menyelesaikan aktivasi dan tidak menunda, karena ke depannya layanan kepegawaian akan difokuskan lewat sistem digital ini.
Dampaknya pun tidak main-main. ASN yang belum mengaktifkan akun ASN Digital berpotensi mengalami hambatan dalam mengakses layanan administrasi, pembaruan data, hingga urusan kepegawaian lainnya. Dalam jangka panjang, aktivasi ini juga akan menjadi bagian dari penilaian kesiapan ASN dalam mendukung reformasi birokrasi digital.
Aktivasi ASN Digital menjadi langkah penting di tengah percepatan transformasi birokrasi. Dengan satu akun terintegrasi, layanan kepegawaian jadi lebih praktis dan efisien. Menunda aktivasi hanya akan menghambat akses layanan ke depan.