Apa Itu Sekolah Maung? Terobosan Pendidikan Unggulan Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Kini Sudah Diresmikan!
--
BERANDAKITA - Dunia pendidikan di Indonesia, khususnya di Provinsi Jawa Barat, tengah dihebohkan oleh peluncuran program baru bernama Sekolah Maung (Sekolah Manusia Unggul) yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Berdasarkan rilis resmi Dinas Pendidikan Jawa Barat pada pertengahan Mei 2026, Pemprov Jabar telah menetapkan 41 sekolah negeri percontohan yang bertransformasi menjadi pusat pengembangan Sekolah Maung untuk tahun ajaran baru 2026/2027.
Kebijakan ini diambil sebagai solusi atas keresahan menurunnya kualitas sekolah-sekolah unggulan daerah akibat dampak kaku dari penerapan sistem zonasi selama beberapa tahun terakhir.
Arti dan Filosofi Nama Sekolah Maung
Secara terminologi, kata "Maung" merupakan sebuah akronim resmi dari Manusia Unggul. Sementara itu, dalam konteks kebudayaan lokal masyarakat Sunda, kata *maung* memiliki arti harimau—sebuah simbol historis yang melambangkan kekuatan, keberanian, ketangguhan mental, dan martabat yang tinggi. Program ini mengadopsi filosofi luhur Pancawaluya, dengan tujuan mencetak generasi muda Jawa Barat yang memiliki lima karakter utama: Cageur (sehat), Bageur (baik), Bener (benar), Pinter (pintar), dan Singer (mahir/terampil).
Perbedaan Utama Sekolah Maung dengan Sekolah Negeri Biasa
Konsep yang diusung oleh Sekolah Maung memiliki beberapa perbedaan fundamental dengan sekolah reguler pada umumnya guna memastikan efektivitas belajar mengajar: