Friday 8th of May 2026

Sinopsis Film The Bell: Panggilan untuk Mati, Urban Legend Belitung Mengenai Teror Lonceng

Sinopsis Film The Bell: Panggilan untuk Mati, Urban Legend Belitung Mengenai Teror Lonceng

--

BERANDAKITA - Resmi tayang di bioskop mulai Mei 2026, 'The Bell: Panggilan untuk Mati' tampil sebagai salah satu suguhan horor paling ambisius tahun ini. Memadukan mitologi lokal dengan ketegangan horor modern, film ini mengajak penonton menyelami mimpi buruk yang lahir dari sebuah kecerobohan masa kini.

Industri film horor Indonesia kembali menunjukkan taringnya dengan mengangkat kekayaan mitologi lokal yang selama ini jarang tersentuh. Kali ini, sutradara Jay Sukmo membawa penonton ke tanah Belitung lewat film terbaru berjudul 'The Bell: Panggilan untuk Mati'.

Baca juga: Link Nonton Film Mortal Kombat II (2026) Subtitle Indonesia, Dari Noob Saibot hingga Munculnya Shao Kahn

Baca juga: Siapa Tirta Siregar? Dari Produser Film 'Keira' Hingga Jadi Sosok Paling Dicari di Pencaria Saat ini

Baca juga: Profil Singkat Wita Nidia Hanifah: Pengusaha Sukses dan Mantan Istri Mayor Teddy yang Menginspirasi

Bukan sekadar horor biasa, film ini menggali luka lama dan legenda urban tentang 'Penebok, sosok hantu tanpa kepala yang menjadi momok bagi masyarakat setempat.

 

  • Genre: Horor, Thriller
  • Tanggal Tayang: 7 Mei 2026
  • Sutradara: Jay Sukmo
  • Produksi: Multibuana Kreasindo, Sinemata
  • Durasi: 1 jam 31 menit

Kehadiran aktor kawakan seperti Mathias Muchus dan Septian Dwi Cahyo memberikan bobot emosional yang kuat. Mereka menjadi pilar cerita yang menjelaskan sejarah lonceng tersebut, memberikan nuansa horor klasik yang berpadu dengan kengerian modern.

 

Source:

Update Terbaru

RELATED POST