Bikin Mewek, Perjuangan Terakhir Mandala Rizky Syahputra Saat Magang Berikut Kronologi Penyebab Ia Meninggal Dunia
--
Kronologi Meninggalnya Mandala Rizky Syahputra
Tragedi ini bermula dari hal yang bagi banyak orang mungkin terasa sepele: ukuran sepatu. Mandala, yang sedang menjalani program Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau magang, terpaksa menggunakan sepatu sekolah berukuran 40, padahal ukuran kakinya sudah mencapai 44. Karena keterbatasan ekonomi keluarga, ia tidak sanggup membeli sepatu baru yang layak untuk menunjang aktivitas magangnya sebagai pramuniaga.
Selama berhari-hari, Mandala berdiri dan berjalan selama jam kerja yang panjang dengan kaki yang terhimpit. Gesekan terus-menerus menyebabkan luka lecet yang kemudian menjadi infeksi parah.
Namun, sebagai anak yang dikenal sangat pendiam dan tidak mau merepotkan orang lain, Mandala memilih untuk menyembunyikan rasa sakitnya. Ia tetap berangkat magang meski kakinya mulai membengkak dan bernanah.
Baca juga: Profil Ronald Aristone Sinaga alias Bro Ron Viral, Waketum PSI yang Dipukuli di Menteng!
Baca juga: Cara Cek Kelulusan SD-SMP Tahun 2026 Melalui HP, Mudah dan Praktis Langsung Keluar Nilai!
Kondisi kesehatan Mandala memburuk dengan cepat. Infeksi di kakinya berkembang menjadi sepsis, sebuah kondisi medis darurat di mana infeksi telah menyebar ke aliran darah dan menyerang organ-organ vital.
Ibunya, yang bekerja sebagai penjual risoles keliling, dihadapkan pada dilema yang menyesakkan. Ketakutan akan biaya rumah sakit dan adanya tunggakan BPJS Kesehatan membuat penanganan medis terlambat dilakukan.
Mandala kini telah tenang, namun namanya akan selalu dikenang sebagai sosok remaja yang mandiri dan memiliki harga diri tinggi di tengah kekurangan. Semoga kepergiannya menjadi momentum bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, agar tidak ada lagi 'Mandala-Mandala' lain yang harus berjuang sendirian dalam kesunyian.