Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Senilai Rp27 Miliar Tuai Kontroversi, KPK Berikan Tanggapan!
--
BERANDAKITA - Wakil Ketua Komite Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Joko Pramono, mengomentari pengadaan sepatu untuk siswa sekolah dasar yang mencapai nilai 27 miliar rupiah, atau 700.000 rupiah per pasang. Hal ini karena pengadaan sepatu tersebut menuai kritik publik dan berpotensi korupsi.
"Kalau dalam konteks pencegahan bisa," kata Agus di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (5 Mei 2026).
Agus menjelaskan bahwa KPK masih menyelidiki masalah tersebut. Namun, KPK tidak hanya fokus pada sepatu siswa sekolah dasar saja.
"Tetapi kita sedang mempelajari seluruh proses, tidak hanya cakupan kepada kaus kaki atau apa tidak, tapi seluruh proses," tambahnya.
Masyarakat prihatin dengan pengadaan 39.345 pasang sepatu, dengan harga Rp 700.000 per pasang, dan total anggaran Rp 27 miliar. Menteri Sosial Indonesia (MENSOS), Saifullah Yusuf, juga dikenal sebagai Gus Ipul, mengomentari anggaran pembelian sepatu untuk siswa sekolah dasar.
Gus Ipul menyatakan bahwa anggaran Rp 27 miliar untuk sepatu tersebut masih dalam tahap perencanaan awal. Lebih lanjut, kantornya akan memulai proses tender.
"Proses pengadaan ini dilelang secara terbuka dan nanti hasilnya pasti lebih murah dari perencanaannya," kata Gus Ipul dalam wawancara di lokasi proyek SD Kedung Cowek di Surabaya pada Senin (4 Mei 2026).