• Kamis, 27 Januari 2022

Tak Hanya Sumur Resapan, Gubernur Anies Juga Bangun Temporary Reservoir untuk Kendalikan Banjir Jakarta 

- Jumat, 10 Desember 2021 | 19:54 WIB
Ilustrasi: Taman Kota
Ilustrasi: Taman Kota

BERANDAKITA.COM, JAKARTA – Gubernur Jawa DKI Jakarta Anies Baswedan berupaya keras mengendalikan banjir, termasuk membangun sumur-sumur resapan yang disebut pengkritiknya dibangun secara sembrono dan hanya menghambur-hamburkan anggaran. 

Satu lagi yang dilakukan oleh Gubernur Anies untuk mengendalikan banjir adalah mengubah peran taman di Ibu Kota sebagai temporary reservoir atau yang sering disebut rain garden.

Anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Tatak Ujiyati mengunggah cuitan dalam akun twitternya, @tatakujiyati pada Kamis 9 Desember 2021. 

“Tak hanya sumur resapan. Pak Anies juga mengubah beberapa taman di DKI Jakarta menjadi sarana pengendali banjir. Landscape-nya sengaja dibuat rendah, untuk menampung air hujan dr lingkungan sekitar shg tak terjadi genangan. Contohnya ini, taman Papyrus. Keren kan?

“Fungsinya sama kayak ini, taman Green Lake di Austria. Jika musim hujan sengaja dialiri air menjadi danau, agar daerah sekitarnya kering bebas genangan. Kalau ada yg enggak tahu, nanti taman Papyrus difoto tuh jd bukti bhw Jakarta tergenang.”

“Pada th 2019-2020, ada 20 taman lho yg dibangun Pak Anies sbg sarana pengendali banjir di 4 wilayah kota. Air sengaja dialirkan & ditahan di taman2 ini agar wilayah sekitarnya bebas genangan. Taman2 itu menampung 70.000m3/ setara 30 kolam renang standar olimpiade. Cek lokasinya.”

Sarana seperti ini sejauh ini sudah dibangun di Jalan Pesanggrahan, Tubagus Angke, Daan Mogot, Makaliwe Raya, Mangga Dua, dan Joglo Raya.

Cara kerjanya adalah menjadi tempat tujuan air hujan yang yang menggenangi jalan atau permukiman karena bentuknya cekung dan lebih rendah dari kawasan lain. 

Di tengah taman itulah air mengumpul dan akan diserap oleh 'rain garden'. 

Dari tempat itu air bisa dialihkan ke saluran utama untuk dibuang ke sungai atau kali terdekat.

Halaman:

Editor: Tonthowi Jauhari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Selandia Baru Konfirmasi Kasus Pertama Varian Omicron

Jumat, 17 Desember 2021 | 10:51 WIB

Terpopuler

X