• Sabtu, 27 November 2021

Tenang, KJP Plus November 2021 Sudah Pasti Cair

- Selasa, 23 November 2021 | 16:37 WIB
Besaran KJP Plus tahap 1 tahun 2021/ilustrasi (kjp.jakarta.go.id)
Besaran KJP Plus tahap 1 tahun 2021/ilustrasi (kjp.jakarta.go.id)

Ada dua kategori untuk mendaftar KJP Plus, yaitu umum dan Kartu Pekerja/JakLingko. Berikut ini persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengajukan diri sebagai calon penerima KJP Plus tahun 2020:

Kategori Umum

  1. Terdaftar sebagai peserta didik di Satuan Pendidikan Formal atau Non Formal;
  2. Terdaftar dalam Basis Data Terpadu (BDT) dan/atau sumber data lain yang ditetapkan dengan Keputusan Gubernur (Kepgub);
  3. Memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM);
  4. Berdomisili dan tercatat dalam Kartu Keluarga Provinsi DKI Jakarta.

Kategori Kartu Pekerja / JakLingko

  1. Terdaftar sebagai peserta didik di Satuan Pendidikan Formal atau Non Formal;
  2. Memiliki Kartu Pekerja/Jaklingko;
  3. Berdomisili dan tercatat dalam Kartu Keluarga Provinsi DKI Jakarta.

Siswa/i penerima KJP Plus dapat memanfaatkan dana bantuan KJP Plus untuk kebutuhan seperti:

  1. Alat tulis dan perlengkapan sekolah.
  2. Seragam dan kelengkapan.
  3. Komputer dan laptop.
  4. Buku dan penunjang pelajaran
  5. Kacamata dan alat bantu pendengaran.
  6. Kalkulator scientific.
  7. Alat dan/atau bahan praktik.
  8. Alat simpan data elektronik.
  9. Kegiatan ekstrakurikuler.
  10. Obat-obatan yang tidak tergolong dalam zat adiktif atau alat bantu disabilitas untuk peserta didik berkebutuhan khusus.
  11. Makanan bergizi.

Perlu diketahui bahwa dana KJP Plus dilarang digunakan untuk beberapa hal seperti berikut:

  1. Merokok.
  2. Melakukan perbuatan asusila/pergaulan bebas/pelecehan seksual.
  3. Menggunakan dan mengedarkan narkotika dan obat-obatan terlarang.
  4. Terlibat dalam kekerasan atau bullying.
  5. Terlibat tawuran.
  6. Terlibat geng motor/geng sekolah.
  7. Minum minuman keras/minuman beralkohol.
  8. Terlibat pencurian.
  9. Melakukan pemalakan/pemerasan/penjambretan.
  10. Terlibat perkelahian.
  11. Terlibat penipuan.
  12. Terlibat nyontek massal.
  13. Membocorkan soal/kunci jawaban.
  14. Terlibat pornoaksi/pornografi.
  15. Menyebarluaskan gambar tidak senonoh baik secara konvensional maupun melalui media online.
  16. Membawa senjata tajam dan peralatan lain yang membahayakan.
  17. Sering bolos sekolah minimal 4 (empat) kali dalam 1 (satu) bulan.
  18. Sering terlambat tiba di sekolah berturut-turut atau tidak berturut-turut minimal 6 (enam) kali dalam 1 (satu) bulan.
  19. Meminjamkan penggunaan KJP.
  20. Menggandakan/menjaminkan KJP dan/atau buku tabungan dana bantuan biaya personal pendidikan bagi peserta didik dari keluarga tidak mampu melalui KJP kepada pihak manapun dan dalam bentuk apapun.
  21. Menghabiskan dana bantuan biaya personal pendidikan bagi peserta didik dari keluarga tidak mampu melalui KJP untuk belanja penggunaan yang tidak secara nyata dibutuhkan oleh peserta didik yang bersangkutan.
  22. Meminjamkan dana bantuan biaya personal pendidikan bagi peserta didik dari keluarga tidak mampu melalui KJP kepada pihak manapun.
  23. Melakukan perbuatan yang melanggar peraturan tata tertib sekolah/peraturan sekolah.

Demikian informasi mengenai kapan KJP Plus November 2021 cair termasuk hal yang boleh dan dilarang dalam penggunaan bantuan itu.

Halaman:

Editor: Tonthowi Jauhari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menteri Risma: Semua Bansos Harus Cair November 

Rabu, 24 November 2021 | 09:00 WIB

Tenang, KJP Plus November 2021 Sudah Pasti Cair

Selasa, 23 November 2021 | 16:37 WIB
X