• Kamis, 27 Januari 2022

Waduh, Separuh Lebih Penerima Beasiswa Doktor Kemenag Belum Lulus  

- Sabtu, 20 November 2021 | 19:52 WIB
Peserta Program Beasiswa 5.000 Doktor Dalam Negeri Belum Menyelesaikan Studi
Peserta Program Beasiswa 5.000 Doktor Dalam Negeri Belum Menyelesaikan Studi

BERANDAKITA.COM, JAKARTA -- Separuh lebih penerima beasiswa doktor dari Kementerian Agama belum menyelesaikan studinya. 

Kasubdit Ketenagaan Diktis Ruchman Basori sejak pemerintah 2015 memberikan program “Beasiswa 5.000 Doktor Dalam Negeri” bagi para dosen, tenaga laboratorium pustakawan dan PNS tenaga kependidikan pada  Program Pendidikan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama (Kemenag)   

Hingga 2019, tercatat ada 2.223 orang mahasiswa penerima beasiswa, rinciannya 425 orang pada 2015: 529 pada 2016; 530 orang pada 2017; 442 orang pada 2018  dan 297 pada 2019. 

Namun sejauh ini baru 1.102 orang peserta beasiswa doktor sudah menyelesaikan studi atau kurang dari separuh dari penerima beasiswa

“Angka kelulusan kurang 50 persen dari total peserta program. Karena itu perlu langkah-langkah akseleratif secara saksama baik dari aspek regulasi, kampus, mahasiswa dan lainnya,” ujar Ruchman. 

Baca Juga: Insentif Guru Agama Non PNS Cair, Ini Syarat dan Alur Pengambilannya 

Program Beasiswa 5.000 Doktor Dalam Negeri ini bertujuan meningkatkan mutu, kapabilitas, dan profesionalitas dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi Islam.  

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Amin Suyitno mengatakan pihaknya harus menemukan faktor internal dan eksternal yang menghambat mahasiswa penerima beasiswa dalam menyelesaikan studinya. 

Menurut dia satu persatu kemungkinan harus dibedah untuk menemukan faktor determinan penghambat keterlambatan kelulusan peserta beasiswa doktor. 

“Kalau keterlambatan kelulusan disebabkan oleh dosen pembimbing/promotor, maka harus dicarikan promotor baru, apalagi di era digital saat ini, bisa bimbingan melalui daring atau tatap maya,” kata Suyitno. 

Halaman:

Editor: Tonthowi Jauhari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Selandia Baru Konfirmasi Kasus Pertama Varian Omicron

Jumat, 17 Desember 2021 | 10:51 WIB

Terpopuler

X