• Kamis, 27 Januari 2022

Menaker Ida Fauziah: Upah Minimum di Indonesia Dianggap Terlalu Tinggi

- Rabu, 17 November 2021 | 17:31 WIB
Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah mengatakan Upah Minimum di Indonesia terlalu tinggi
Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah mengatakan Upah Minimum di Indonesia terlalu tinggi

BERANDAKITA.COM, JAKARTA -- Upah minimum di Indonesia dinilai terlalu tinggi sehingga membuat sebagian besar pengusaha tidak mampu menjangkaunya, ujar Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah

Menurut Menteri Ida jika diukur dengan  metode yang disebut Kaitz Indeks upah minimum di Indonesia tergolong terlalu tinggi. 

Metode Kaitz ini adalah suatu cara yang digunakan secara internasional untuk mengukur tinggi rendahnya suatu upah minimum di suatu wilayah. 

Metode ini bekerja dengan membandingkan besaran upah minimum yang berlaku dengan median upahnya (kaitz indeks). 

“Kondisi upah minimum yang terlalu tinggi tersebut menyebabkan sebagian besar pengusaha tidak mampu menjangkaunya dan akan berdampak negatif terhadap implementasinya di lapangan,” jelas Menteri Ida dalam siaran pers.

Baca Juga: Lowongan BUMN November, PT Geo Dipa Butuh Insinyur dan Ahli Lingkungan

Baca Juga: Ini Cara Cek Saldo dan Sisa Insentif Prakerja, Penting Nih

Menurut Menteri Ida, besaran upah minimum saat ini hampir di seluruh wilayah sudah melebihi median upah. 

Bahkan Indonesia menjadi satu-satunya negara dengan Kaitz Index lebih besar dari 1, di mana idealnya berada pada kisaran 0,4 sampai dengan 0,6.

Penetapan Upah Minimum 2022 menurut Menteri Ida dilakukan berdasarkan PP No. 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan yang merupakan aturan turunan dari UU Nomor 11/2020 tentang Cipta Kerja. 

Halaman:

Editor: Tonthowi Jauhari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Apakah Ada Kenaikan

Senin, 15 November 2021 | 06:00 WIB

Terpopuler

X