• Selasa, 27 September 2022

Sistem Proteksi Petir PT Pertamina Harus Dievaluasi untuk Cegah Kebakaran

- Minggu, 14 November 2021 | 16:53 WIB
Kilang Minyak Pertamina Terbakar
Kilang Minyak Pertamina Terbakar

BERANDAKITA.COM, JAKARTA --  Tanki kilang minyak di Indonesia hampir setiap tahun terbakar dan meledak akibat sambaran petir, termasuk tanki pertamina terbakar  di Cilacap, Jawa Tengah, ujar anggota Ombudsman Republik Indonesia Hery Susanto, dalam siaran pers, Minggu. 

Hal ini cukup unik karena sebenarnya sistem proteksi petir pada industri minyak dan gas di Indonesia secara umum sudah mengikuti standar internasional NFPA b780, API 653, dan API RP 2003. 

Namun masalahnya standar internasional NFPA dan API disusun dengan mengacu pada kondisi di wilayah subtropis. 

“Perbedaan karakteristik ini menjadikan standar NFPA dan API tersebut tidak cukup untuk melindungi tangki dari sambaran petir tropis,” ujar dia. 

Sebelumnya diberitakan kilang minyak PT Pertamina kembali terbakar akibat sambaran petir. 

Baca Juga: Rating Drama Terbaru Song Hye Kyo Now We Are Breaking Up Naik Signifikan  

Baca Juga: Lagu How You Like That dari BLACKPINK Tembus 1 Miliar Views di YouTube

Direktur Utama PT Kilang Pertamina International Djoko Priyono mengonfirmasi kejadian tersebut, “"Izin Melaporkan: Sekitar jam 19.15 Tangki 36T102 terbakar, paska ada sambaran petir. Tangki 36T102 berisi pertalite Level 15.9 meter vs max 20 m." 

Kebakaran di kilang minyak Pertamina Cilacap

Menurut Hery, petir di Indonesia memiliki ekor gelombang yang panjang, sehingga parameter muatan arusnya lebih besar dibandingkan dari petir sub-tropis. 

Halaman:

Editor: Tonthowi Jauhari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Selandia Baru Konfirmasi Kasus Pertama Varian Omicron

Jumat, 17 Desember 2021 | 10:51 WIB
X