• Kamis, 27 Januari 2022

Sebelum Memutuskan WFO, Simak 5 Langkah Ini

- Senin, 8 November 2021 | 08:38 WIB
Bagi yang mulai work from office harus tetap memmperhatikan protokol kesehatan/ilustrasi
Bagi yang mulai work from office harus tetap memmperhatikan protokol kesehatan/ilustrasi

BERANDAKITA, JAKARTA -- Penyebaran virus Corona di Tanah Air mulai terkendali. Sejumlah perusahaan secara bertahap mulai kembali menerapkan kerja dari kantor atau Work From Office (WFO) dari sebelumnya Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah.

Khusus untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 24 tahun 2021 tanggal 22 Oktober, dilakukan WFO secara bertingkat mulai dari 25 persen hingga 75 persen.

WFO diperuntukkan bagi karyawan yang telah melakukan vaksinasi COVID-19. Jika nantinya ditemukan klaster COVID-19, maka akan ditutup selama lima hari.

Kendati demikian, bagi perusahaan yang sudah kembali menerapkan WFO sebaiknya memperhatikan beberapa hal demi menjaga keamanan bersama dari virus SARS-CoV-2.

Direktur Senior Pencegahan Infeksi di Johns Hopkins, salah satu pusat penelitian di Maryland Amerika Serikat, Lisa Maragakis, seperti dilansir laman www.covid19.go.id, mengungkap setidaknya ada lima hal yang harus diperhatikan terkait dimulainya lagi WFO, seperti yang diterapkan pihaknya, yakni:

  1. Penilaian mandiri wajib setiap hari untuk semua karyawan tentang kemungkinan gejala virus Corona.
  2. Isolasi di rumah dan pengujian jika diperlukan untuk setiap karyawan yang memiliki gejala.

“Karyawan tidak kembali bekerja sampai mereka diizinkan oleh Departemen Kesehatan Kerja Kedokteran,” kata Lisa.

  1. Memakai masker untuk semua orang yang memasuki area perkantoran.
  2. Melakukan jaga jarak sosial di semua area, kecuali selama kegiatan perawatan medis. Namun dengan catatan ketika alat pelindung diri yang sesuai dipakai.
  3. Langkah-langkah lain, seperti pembersihan semua fasilitas secara ketat, untuk menjaga keselamatan semua orang.

Baca Juga: Kriteria Penerima BSU Tahap 5 Kemnaker: Cek Rekening Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN

Baca Juga: KJP PLUS NOVEMBER 2021: Kalau Cair & Ada Dana Berlebih di Rekening Bank DKI Jangan Ambil Semua

Lisa menambahkan setiap orang sebaiknya selalu mengupdate informasi terkini mengenai COVID-19. Hal ini penting untuk berjaga-jaga jika terkena virus Corona.

Halaman:

Editor: Sanggono Hadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Selandia Baru Konfirmasi Kasus Pertama Varian Omicron

Jumat, 17 Desember 2021 | 10:51 WIB

Terpopuler

X