• Selasa, 30 November 2021

Unsoed Kurangi Angka Kemiskinan di Banyumas hingga 2 persen

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 12:03 WIB
Munas II dan Reuni Ikafu
Munas II dan Reuni Ikafu

BERANDAKITA, PURWOKERTO - Bupati Banyumas Achmad Husein pada Sabtu mengatakan keberadaan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) di wilayahnya turut membentu mengurangi angka kemiskinan secara signifikan.

Menurutnya angka kemiskinan Kabupaten Banyumas kini sebessar 13,6 persen atau di urutan ke-9 di Jawa Tengah termasuk wilayah lainnya yakni Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Brebes.

Kata bupati Husein angka kemiskinan bisa mencapai 13,6 persen karena keberadaan Unsoed.  

"Kalau tidak ada Unsoed angka kemiskinan 15,6 persen," ujar dia dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) dan Reuni Ikatan Alumni Fisip Universitas Jenderal Soedirman (IKAFU) di Graha Widyatama Unsoed Purwokerto, Jawa Tengah. 

"Pengaruhnya besar sekali, keberadaan kos-kosan, UMKM hidup semua. Oleh karena itu keberadaan Unsoed sangat esensial menekan angka kemiskinan dan pengangguran. Semakin besar unsoed maka semakin banyak menolong masyarakat Banyumas," lanjut dia. 

Menurut dia keberadaan Unsoed sangat membanggakan dan menggembiarakan hati juga bisa meningkatkan kesejahteraaan, dan  membawa nama baik dan nama besar. 

Bupati Husein mengajak rektor Unsoed  Profesor Dr Ir Suwarto Ms membesarkan Unsoed sebesar-besarnya dan meningkatkan kualitas Unsoed sehingga patut dibanggakan dan jadi contoh yang baik. 

"Ibadahnya jadi besar ,banyak menolong masyarakat Banyumas, tak terkecuali buat Fisip Unsoed besarkanlah untuk jadi kebanggan dan bapak ibu dewa penolong untuk masyarakat Banyumas," kata Bupati.

Munas II dan Reuni Ikafu ini digelar secara luring dengan dihadiri oleh kurang lebih 200 orang dengan protokol kesehatan yang ketat karena masih dalam suasana pandemi. 

Panitia juga memfasilitasi acara tersebut dilakukan secara daring melalui zoom meeting dan youtube. 

Halaman:

Editor: Tonthowi Jauhari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X