• Selasa, 30 November 2021

Sandiaga Uno Ingin Lihat Ada Mie Aceh di London atau New York

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:37 WIB
Mie Aceh (kemenparekraf.go.id)
Mie Aceh (kemenparekraf.go.id)

BERANDAKITa.COM, JAKARTA – Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mendorong agar produk kuliner khas Provinsi Aceh yakni mie Aceh bisa mendunia dan dikenal masyarakat secara global.

Keunikan cita rasa mie Aceh terletak pada racikan bumbu yang kaya akan rempah-rempah, sehingga menghasilkan rasa yang kuat di lidah.

Mienya pun cukup unik karena berwarna kuning dan bentuknya tebal pipih. Mie Aceh memiliki beberapa varian, ada yang kering, nyemek, dan basah. Toppingnya pun beragam, ada telur, daging, udang, dan lainnya sesuai selera.

Mie Aceh, menurut Menparekraf Sandiaga, sebetulnya lebih dikenal masyarakat daripada ayam tangkap. Hal itu merupakan suatu peluang yang baik, karena makanan yang berbasis mie masih sedikit, kalau berbasis daging sudah banyak, ada rendang, soto, sate, dan juga nasi goreng.

“Jadi kalau mie Aceh ini bisa kita kembangkan, ini bisa go international,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf)/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif seperti dilansir laman Kemenparekraf, www.kemenparekraf.go.id.

Hal itu disampaikan Sandiaga saat menghadiri workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia yang berlangsung di Museum Aceh, Kota Banda Aceh, Selasa 19 Oktober 2021.

“Kita juga bisa membuat festival mie Aceh tingkat dunia. Sehingga, mie Aceh ini dapat menjadi bagian dari program spice up the world. Dan saya ingin melihat ada mie Aceh di New York atau London,” lanjutnya.

Selain mie Aceh, ada beberapa kuliner yang menjadi ikon kota Banda Aceh, seperti kuah beulangong (kari daging), timpan, asoe kaya (srikaya), dan roti cane.

Dengan beragam kuliner khas Aceh, tidak heran kalau sektor tersebut di Provinsi Aceh pada tahun 2018 dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 3.000 orang. Omzet pertahunnya bisa mencapai Rp5,4 triliun.

Halaman:

Editor: Sanggono Hadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akhir 2021 Vaksinasi Ditarget Capai 300 Juta Dosis

Rabu, 10 November 2021 | 07:03 WIB
X