• Selasa, 30 November 2021

PPKM di Jakarta Kini Level 2, Tapi Tetap Jangan Berkerumun Ya!

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:47 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (instagram Anies Baswedan)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (instagram Anies Baswedan)

BERANDAKITA.COM, JAKARTAPPKM di DKI Jakarta kini sudah berada di level 2, membaik dari pekan-pekan sebelumnya.

Keputusan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di DKI Jakarta menjadi level 2 diatur melalui Keputusan Gubernur Nomor 1245 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 2 Corona Virus Disease 2019.

Kebijakan tersebut akan berlaku selama 14 hari, sejak 19 Oktober sampai dengan 1 November 2021. Kebijakan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

“Alhamdulillah PPKM DKI Jakarta sudah berada di level 2. Ini adalah hasil dari usaha dan kesabaran kita untuk tetap menjaga kesehatan, menjaga stamina dan semangat, serta menjaga kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan selama masa pandemi ini,” ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Meski sudah turun level, Anies mengingatkan, agar warga tidak tidak terburu-buru menyikapi keadaan dengan kebahagiaan yang berlebih apalagi sampai mengabaikan prokes.

“Selalu waspada dan jaga jarak, jangan berkerumun,” ucap Gubernur Anies seperti dilansir Pejabat Pengelola Informasi Dokumentasi (PPID) DKI Jakarta.

Beleit itu mengatur bahwa selama masa PPKM Level 2, setiap orang yang melakukan aktivitas pada tiap-tiap sektor atau tempat harus sudah divaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama, tetapi vaksinasi yang utama adalah dosis lengkap (hingga 2 dosis).

Hal itu tidak berlaku bagi bagi penduduk yang masih dalam masa tenggang tiga bulan pasca terkonfirmasi Covid-19 dengan bukti hasil laboratorium. Termasuk juga dalam pengecualian itu adalah serta penduduk yang kontraindikasi dilakukan vaksinasi Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan medis dengan bukti surat keterangan dokter, dan anak-anak usia kurang dari 12 (dua belas) tahun.

Bagi masyarakat yang telah divaksin, dapat melampirkan bukti status telah divaksin pada aplikasi Jakarta Kini (JAKI), sertifikat vaksinasi yang terdapat dalam aplikasi Peduli Lindungi, dan/atau bukti vaksinasi yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang.

Halaman:

Editor: Sanggono Hadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Apakah Ada Kenaikan

Senin, 15 November 2021 | 06:00 WIB
X