• Minggu, 5 Desember 2021

Presiden Jokowi Ingin Mahasiswa Kedokteran Belajar Teknologi Robotik

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 20:32 WIB
Presiden Joko Widodo  (Foto: BPMI Setpres)
Presiden Joko Widodo (Foto: BPMI Setpres)

BERANDAKITA.COM, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo meminta agar perguruan tinggi agar tidak membatasi mahasiswanya dengan rutinitas, namun mendorong untuk belajar di mana saja, dengan siapa saja dan mencoba hal-hal baru. 

Menurut dia, perubahan dunia sangat cepat, ditandai dengan revolusi industri 4.0 dan disrupsi teknologi perlu disikapi dengan hati-hati. 

Karena itu, dunia pendidikan, khususnya pendidikan tinggi, harus bisa memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan bakatnya.

“SDM betul-betul harus menjadi concern kita. Pendidikan tinggi kita harus memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan talentanya,” ujar Presiden saat memberikan pengarahan kepada peserta Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIII dan Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXII Tahun 2021 Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Rabu. 

Baca Juga: WHO: Dunia Hadapi Ancaman Sangat Tinggi dari Covid-19 Varian Omicron

“Jangan dipagari oleh program-program studi fakultas yang justru membelenggu,” lanjut dia. 

Pada masa depan, kata Jokowi, panggilan Joko Widodo, akan banyak pekerjaan yang hilang dan muncul jenis-jenis pekerjaan baru.

Mahasiswa menurut dia harus bisa memahami berbagai perkembangan ilmu yang terus berkembang seperti matematika statistik, ilmu komputer, bahasa Inggris, hingga bahasa pemrograman.

“Perkembangan-perkembangan seperti ini kalau tidak kita segera antisipasi bisa ketinggal kita. 

“Jadi mungkin di fakultas kedokteran harus secepatnya mulai ada mata kuliah tentang robotik. Tinggal skill baru harus selalu di-update teknologinya karena apa yang diajarkan oleh guru semester ini, nanti semester depan diajarkan lagi sudah usang,” jelas dia.

Baca Juga: Pakar UGM: Covid-19 Varian Omicron Belum Terbukti Lebih Menular dari Delta

Mahasiswa menurut dia juga bisa diberi kesempatan untuk belajar di perusahaan teknologi.

“Taruh mahasiswa di sebuah perusahaan teknologi untuk mereka belajar. Misalnya apa itu hyperloop, apa itu Splash X, apa itu advance robotic. Semuanya memang harus, karena kecepatan perubahan betul-betul sangat cepat sekali,” ujar dia.

Halaman:

Editor: Tonthowi Jauhari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akhir 2021 Vaksinasi Ditarget Capai 300 Juta Dosis

Rabu, 10 November 2021 | 07:03 WIB
X