• Minggu, 5 Desember 2021

Diperiksa Sebagai Saksi di Kasus Korupsi Tanah Munjul, Anies Cerita Dulu Sering Bantu KPK

- Selasa, 21 September 2021 | 19:28 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ketika mendatangi Gedung KPK, Selasa 21 September 2021. Setelah menjalani pemeriksaan, Anies menulis di media sosialnya tentang dirinya yang dulu sering membantu lembaga antikorupsi itu (facebook Anies Baswedan)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ketika mendatangi Gedung KPK, Selasa 21 September 2021. Setelah menjalani pemeriksaan, Anies menulis di media sosialnya tentang dirinya yang dulu sering membantu lembaga antikorupsi itu (facebook Anies Baswedan)

BERANDAKITA.COMGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan siang tadi mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan keterangan sebagai saksi atas kasus korupsi pengadaan tanah di Munjul, Jakarta Timur.

Lalu apa kata Gubernur Anies Baswedan?

Melalui akun media sosialnya seperti Facebook dan Twitter, Gubernur Anies menulis penjelasan dan memajang foto ketika dirinya mendatangi kantor KPK.

Berikut tulisan Gubernur Anies yang dipajang pada Selasa 21 September 2021:

Alhamdulillah, senang sekali bisa terus membantu tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Siang tadi memberikan keterangan untuk membantu KPK dalam menegakkan hukum dan memberantas korupsi terkait dengan sangkaan kasus korupsi di Perumda Pembangunan Sarana Jaya.

Hari ini memberikan keterangan, setelah di masa sebelumnya ikut membantu dalam beberapa rangkaian kegiatan. Misalnya, di tahun 2013 bertugas sebagai Ketua Komite Etik KPK. Lalu tahun 2009, bertugas sebagai Anggota Tim-8 yang ditunjuk oleh Presiden.

Di samping itu, saat bertugas sebagai rektor di kampus, kami menjadikan Mata Kuliah Anti Korupsi sebagai mata kuliah yg wajib diikuti oleh semua mahasiswa (Mata Kuliah Dasar Umum, MKDU). Satu-satunya kampus yang menjadikan Anti Korupsi sebagai MKDU, bukan sekadar mata kuliah pilihan.

Ini semua adalah bagian dari ikhtiar kita bersama dalam kapasitas apapun untuk terus menerus mendukung usaha memerangi korupsi. Termasuk, untuk membantu KPK dalam menjalankan tugasnya memberantas korupsi.

Semoga keterangan dan penjelasan yang disampaikan tadi siang bermanfaat serta bisa ikut membantu menuntaskan proses penegakan hukum yang sedang berlangsung.

Halaman:

Editor: Sanggono Hadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Apakah Ada Kenaikan

Senin, 15 November 2021 | 06:00 WIB
X