• Kamis, 27 Januari 2022

Proyek Infrastruktur Skema Padat Karya Tunai Serap 300 Ribu Pekerja Lebih

- Senin, 22 November 2021 | 14:09 WIB
Warga Perumahan Griya Anday Manokwari senang merasakan pembangunan berupa prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)/ilustrasi (perumahan.pu.go.id)
Warga Perumahan Griya Anday Manokwari senang merasakan pembangunan berupa prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)/ilustrasi (perumahan.pu.go.id)

BERANDAKITA, JAKARTA -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menggenjot serapan program Padat Karya atau Infrastruktur berbasis Masyarakat (IBM) di TA 2021 melalui skema Padat Karya Tunai (PKT/cash for work) dengan alokasi anggaran Rp 23,24 triliun.

Program PKT bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran serta mempertahankan daya beli masyarakat sebagai bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat pandemi Covid-19

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar memperbanyak program padat karya pada awal tahun 2021 sebanyak 2 – 3 kali lipat untuk mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dampak Pandemi COVID-19.

Salah satu program PKT yang dilaksanakan di Kementerian PUPR, menurut Menteri Basuki, ada di bidang Cipta Karya/permukiman yang terdiri dari program PKT reguler seperti Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

Selanjutnya berupa Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), Sanitasi Pondok Pesantren, Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), dan Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU).

Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Diana Kusumastuti mengatakan, Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR pada TA 2021 mendapat alokasi sebesar Rp5,29 triliun untuk program PKT yang direncanakan dapat menyerap 219.821 tenaga kerja tersebar di 15.936 lokasi.

"Tercatat hingga 15 November 2021 pukul 12.00 WIB realisasi padat karya yang sudah dilaksanakan sebesar 93,39% senilai Rp5,21 triliun dan realisasi fisik sebesar 84,09% dengan penyerapan tenaga kerja sebesar 362.488 orang," terang Diana Kusumastuti seperti dilansir laman Kementerian PUPR, www.pu.go.id.

Pembangunan infrastruktur permukiman dengan skema PKT salah satunya dilaksanakan melalui Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas).

Pada TA 2021 Pamsimas dilaksanakan di 4.525 lokasi dengan total anggaran sebesar Rp 943 miliar untuk target 47.400 tenaga kerja. Tercatat hingga 15 November 2021 penyerapan tenaga kerja Pamsimas sudah sebanyak 48.694 orang.

Halaman:

Editor: Khairul Azhar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sektor Properti Jadi Fokus Pemulihan Ekonomi Nasional

Minggu, 10 Oktober 2021 | 11:13 WIB

Terpopuler

X