• Sabtu, 13 Agustus 2022

Syarat Peserta BPJS Ketenagakerjaan Ambil KPR dan Pinjaman Renovasi Perumahan

- Rabu, 3 November 2021 | 11:08 WIB
Syarat Peserta BPJS Ketenagakerjaan Ambil KPR dan Pinjaman Renovasi Rumah/ilustrasi (perumahan.pu.go.id)
Syarat Peserta BPJS Ketenagakerjaan Ambil KPR dan Pinjaman Renovasi Rumah/ilustrasi (perumahan.pu.go.id)

BERANDAKITA.COM, JAKARTA – Syarat peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan untuk bisa ambil kredit pemilikan rumah (KPR) dan pinjaman renovasi perumahan (PRP) ternyata tidak sulit.

Sebelum bicara tentang syarat peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk mendapatkan KPR dan pinjaman renovasi perumahan, kita bahas dulu tentang fasilitas tersebut ya.

Sebenarnya selain KPR dan pinjaman renovasi rumah, peserta BPJS Ketenagakerjaan juga bisa mendapatkan fasilitas pinjaman uang muka perumahan atau PUMP.

Fasiltas KPR, PUMP, dan PRP adalah Manfaat Layanan Tambahan (MLT) yang disediakan oleh BPJS Ketenagakerjaan kepada peserta program Jaminan Hari Tua atau JHT. Dan fasilitas tersebut hanya khusus untuk rumah tapak dan rumah susun (Rusun).

Persyaratan dan cara mendapatkan pembiayaan rumah sudah diatur dalam Permenaker No. 17 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pemberian, Persyaratan, dan Jenis Manfaat Layanan Tambahan (MLT) dalam Program Jaminan Hari Tua (JHT).

Lantas apa syarat peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk bisa mendapatkan KPR, PUMP, dan PRP, berikut penjelasannya:

  • Terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan minimal 1 tahun
  • Perusahaan tempat bekerja tertib administrasi kepesertaan dan pembayaran iuran
  • Belum memiliki rumah sendiri yang dibuktikan dengan surat pernyataan  bermaterai cukup dari peserta (khusus KPR dan PUMP)
  • Peserta aktif membayar iuran
  • Mendapat persetujuan dari BPJS Ketenagakerjaan terkait persyaratan kepesertaan
  • Memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku pada bank penyalur dan Otoritas Jasa Keungan (OJK).

Syarat Mendapatkan PRP

  • Apabila suami dan istri merupakan Peserta maka manfaat PRP hanya dapat diajukan oleh suami atau istri
  • Peserta dapat mengajukan manfaat PRP hanya satu kali selama menjadi peserta
  • Besaran PRP yang diberikan kepada peserta paling banyak sebesar Rp 200 juta
  • Besaran PRP dituangkan dalam perjanjian kerja sama antara bank penyalur dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga: Cara Mengajukan Klaim Peserta BPJS Ketenagakerjaan yang Mengalami Kecelakaan Kerja

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI-JSK) Kementerian Ketenagakerjaan, Indah Anggoro Putri, menjelaskan diundangkannya Permenaker Nomor 17 Tahun 2021 merupakan kabar baik.

Halaman:

Editor: Sanggono Hadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sektor Properti Jadi Fokus Pemulihan Ekonomi Nasional

Minggu, 10 Oktober 2021 | 11:13 WIB

Terpopuler

X