• Sabtu, 13 Agustus 2022

Sip, Pekerja Bisa Cicil Rumah via BPJS Ketenagakerjaan

- Jumat, 29 Oktober 2021 | 08:02 WIB
Sip, Pekerja Bisa Cicil Rumah via BPJS Ketenagakerjaan/ilustrasi (ppdpp.pu.go.id)
Sip, Pekerja Bisa Cicil Rumah via BPJS Ketenagakerjaan/ilustrasi (ppdpp.pu.go.id)

BERANDAKITA.COM, JAKARTA – Pemerintah menyiapkan program jaminan hari tua (JHT) untuk pekerja berupa manfaat layanan tambahan (MLT) berupa fasilitas pembiayaan perumahan via BPJS Ketenagakerjaan.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI-JSK) Kementerian Ketenagakerjaan, Indah Anggoro Putri.

Tahun 2017 realisasi penyaluran MLT perumahan bagi pekerja/buruh mengalami kenaikan sebanyak 658 unit rumah yang meningkat menjadi 1.385 unit di tahun 2018.

Baca Juga: Cara Mengajukan Klaim Peserta BPJS Ketenagakerjaan yang Mengalami Kecelakaan Kerja

"Pada tahun 2019 penyaluran MLT terjadi penurunan sebanyak 398 unit rumah sampai dengan tahun 2020 ini hanya 82 unit rumah yang tersalurkan dikarenakan tidak stabilnya kondisi perekonomian Indonesia akibat pandemi Covid-19," ujar Dirjen Putri seperti dilansir laman Kemnaker, www.kemnaker.go.id.

Dia berbicara saat menyaksikan Penandatangan Kerja Bersama (PKB) Penyaluran Manfaat Layanan Tambahan Program Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan, pada Kamis 28 Oktober 2021.

Dirjen Putri menjelaskan, diundangkannya Permenaker Nomor 17 Tahun 2021 merupakan kabar baik bagi peserta program JHT dan pengusaha/pemberi kerja dalam memberikan kemudahan bagi pekerja/buruh untuk memiliki rumah sendiri, serta membantu pemerintah dalam menyediakan rumah bagi masyarakat.

Baca Juga: BSU atau BLT PEKERJA KEMNAKER TAHAP 4 dan 5: Cara Cek NIK dan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

Dalam mengoptimalkan penyaluran MLT perumahan pekerja/buruh, ada hal-hal baru yang diatur dalam Permenaker Nomor 17 Tahun 2021 antara lain penambahan Bank Daerah yang tergabung dalam Asosiasi Bank Daerah (Asbanda).

Selanjutnya ada penambahan skema baru berupa novasi yaitu pengalihan dari KPR umum menjadi KPR MLT, serta penyesuaian suku bunga deposito sebagai dasar perhitungan suku bunga penempatan (funding) dan suku bunga pinjaman (lending).

"Kepada BPJS Ketenagakerjaan segera melakukan sosialisasi secara masif program MLT ini kepada pekerja, pengusaha, perusahaan pembangunan perumahan (developer), dan perbankan melalui perjanjian kerja bersama dengan perbankan yang tergabung dalam Himbara maupun Asbanda," ucapnya.

Halaman:

Editor: Sanggono Hadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sektor Properti Jadi Fokus Pemulihan Ekonomi Nasional

Minggu, 10 Oktober 2021 | 11:13 WIB

Terpopuler

X