• Sabtu, 23 Oktober 2021

Ditjen Perumahan Bangun Rusun di Ponpes Hidayatul Uluum Tasikmalaya

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 20:28 WIB
Ditjen Perumahan Bangun Rusun di Ponpes Hidayatul Uluum Tasikmalaya/ilustrasi (perumahan.pu.go.id)
Ditjen Perumahan Bangun Rusun di Ponpes Hidayatul Uluum Tasikmalaya/ilustrasi (perumahan.pu.go.id)

BERANDAKITA.COM, JAKARTA – Rumah susun di kompleks pondok pesantren? Kenapa tidak?

Pondok Pesantren Hidayatul Uluum, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, misalnya. Para santi di sana nanti akan bisa merasakan tinggal di hunian vertikal berupa rumah susun (Rusun).

Adalah Kementerian PUPR, melalui Dirketorat Jenderal Perumahan, kini tengah menyiapkan Rusun senilai Rp2,5 miliar. Menurut rencana, hunian tersebut selesai Desember 2021.

Rusun tersebut terletak di Pondok Pesantren Hidayatul Uluum 2 tetapi dapat digunakan oleh santri yang ada di pondok pesanten Hidayatul Uluum 1.

Rusun tersebut di lengkapi dengan fasilitas lengkap, sehingga para santri bisa fokus dan lebih bersemangat dalam belajar.

"Kami harap para santri yang sedang menuntut ilmu di Pondok Pesantren bisa belajar tinggal di hunian vertikal. Fasilitas yang disediakan Kementerian PUPR di Rusun Pondok Pesantren kini juga sangat baik sehingga para santri nyaman tinggal di Rusun tersebut," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid di Jakarta seperti dilansir laman, www.perumahan.pu.go.id.

Menurut Khalawi, pembangunan Rusun juga diperuntukkan bagi para milenial seperti para santri agar bisa lebih bersemangat dalam menuntut ilmu agama. Selain itu, pemerintah juga tidak hanya membangun Rusun untuk para santri di Ponpes, tapi juga di Seminari-seminari sehingga hasil pembangunam dapat dirasakan secara merata dan berkeadilan.

"Keterbatasan lahan untuk perumahan semakin nyata dan Rusun merupakan salah satu solusi agar pemanfaatan lahan yang ada bisa optimal," katanya.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa II Ditjen Perumahan, Kiagoos Egie Ismail, menyatakan pembangunan Rusun Pondok Pesantren Hidayatul Uluum 2 dilaksanakan secara Single Years Contract (SYC) tahun 2021 dengan masa kontrak 180 Hari kalender.

Halaman:

Editor: Khairul Azhar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sektor Properti Jadi Fokus Pemulihan Ekonomi Nasional

Minggu, 10 Oktober 2021 | 11:13 WIB

Tol Cisumdawu Siap Operasi Awal 2022

Minggu, 3 Oktober 2021 | 20:03 WIB
X