• Selasa, 30 November 2021

Sektor Properti Jadi Fokus Pemulihan Ekonomi Nasional

- Minggu, 10 Oktober 2021 | 11:13 WIB
Sektor usaha properti menjadi salah satu fokus utama dalam pemulihan ekonomi semasa pandemi Covid-19/ilustrasi (perumahan.pu.go.id)
Sektor usaha properti menjadi salah satu fokus utama dalam pemulihan ekonomi semasa pandemi Covid-19/ilustrasi (perumahan.pu.go.id)

 

BERANDAKITA.COM, JAKARTA –  Sektor usaha properti menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional. Saat ini penduduk perkotaan di Indonesia telah mencapai 56,7% yang diprediksi akan mencapai 66,6% di 2035 dan 72,8% di 2045.

Di samping itu, masih ada 15,5 juta orang yang tinggal di rumah tidak layak pada 2020. Untuk itu, sektor properti terus didorong agar terus berkontribusi aktif dalam penyediaan hunian yang layak dan diperlukan strategi yang tepat dalam situasi pandemi Covid-19.

“Sektor properti memiliki multiplier-effect baik dari sisi forward-linkage maupun backward-linkage terhadap 174 subsektor industri baik secara langsung maupun tidak langsung. Penyerapan tenaga kerja langsung di industri properti juga mencapai hingga 19 juta orang,” tutur Menko Pereknomian Airlangga Hartarto.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Properti Indonesia Award, secara virtual baru-baru ini seperti dilansir laman Kemenko Perekonomian, www.ekon.go.id.

Baca Juga: Intip Tanggal 13 Kalau Mau Tahu Jadwal Pencairan KJP Plus Oktober 2021

Baca Juga: Pembukaan Kartu Prakerja Gelombang 22: Ini Maksud ‘Pendaftaran Sedang di Evaluasi’

Berbagai insentif yang telah diberikan oleh Pemerintah antara lain kebijakan Loan to Value (LTV) dan Financing to Value (FTV) sebesar 100% untuk kredit properti.

Pada 2021, pemerintah juga telah menerbitkan kebijakan pemberian insentif PPN yang telah diberikan sejak bulan Maret hingga Agustus dan telah diperpanjang hingga Desember 2021.

“Kebijakan PPN ditanggung Pemerintah telah memberikan dampak pada pergerakan pasar pada segmen masyarakat berpenghasilan menengah ke atas dan pertumbuhan penjualan terjadi secara signifikan pada segmen rumah dengan harga Rp500 juta sampai Rp1 miliar dan di atas Rp2 miliar,” kata Menko Airlangga.

Halaman:

Editor: Khairul Azhar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sektor Properti Jadi Fokus Pemulihan Ekonomi Nasional

Minggu, 10 Oktober 2021 | 11:13 WIB

Tol Cisumdawu Siap Operasi Awal 2022

Minggu, 3 Oktober 2021 | 20:03 WIB
X