• Minggu, 5 Desember 2021

Kementerian PUPR Bantu Ubah Wajah Kawasan Kumuh di Kalimantan Selatan

- Sabtu, 2 Oktober 2021 | 06:59 WIB
Kementerian PUPR Bantu Ubah Wajah Kawasan Kumuh di Kalimantan Selatan/ilustrasi (perumahan.pu.go.id)
Kementerian PUPR Bantu Ubah Wajah Kawasan Kumuh di Kalimantan Selatan/ilustrasi (perumahan.pu.go.id)

BERANDAKITA.COM – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengentaskan kawasan kumuh di beberapa titik di Kalimantan Selatan.

Melalui kolaborasi dua institusi di bawah Kementerian PUPR yakni Ditjen Perumahan dan Ditjen Cipta Karya, sebanyak 700 unit rumah tidak layak huni mendapatkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dengan total anggaran sebanyak Rp14 miliar.

Direktur Rumah Swadaya Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, KM Arsyad, mengatakan kolaborasi dua ditjen selaras dengan arahan Menteri PUPR bahwa program BSPS harus terkolaborasi antar unit organisasi PUPR.

“Kolaborasi antara Ditjen Perumahan dan Ditjen Cipta Karya mengentaskan kawasan kumuh khususnya di kawasan dari Aman, Indah, Ramah, Santun, Tertata Rapi (AIR SANTRI) ini harus melibatkan masyarakat, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat,” ujar Direktur Arsyad.

Hal itu disampaikan M Arsyad saat meninjau lokasi BSPS sekaligus melakukan pemasangan peneng secara simbolis di Desa Murung Kenanga, Martapura, Kabupaten Banjar, Selasa (28 September 2021).

Tampak hadir mendampingi Kasubdit 1 Sumatera – Kalimantan, Nursal, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan II, Hujurat, Kepala Satuan Kerja Provinsi Kalimantan Selatan, Erpika Ansela Surira, dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Swadaya dan Rumah Umum Komersil, Wahyono, serta perwakilan dari pemerintah daerah setempat.

Arsyad mengapresiasi BSPS di Desa Murung Kenangan. Semula desain rumah adalah menghadap dapur, kini sudah diubah menghadap jalan.

Menurut Arsyad, Ditjen Perumahan akan terus melakukan koordinasi internal dengan unit organisasi lain agar dapat melaksanakan pembangunan program kerja dengan baik.

Sebagai contoh, dalam hal penanganan jalan lingkungan akan dilaksanakan oleh Ditjen Cipta Karya sedangkan peningkatan kualitas rumah tidak layak huni dilaksanakan oleh Ditjen Perumahan.

Halaman:

Editor: Tonthowi Jauhari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sektor Properti Jadi Fokus Pemulihan Ekonomi Nasional

Minggu, 10 Oktober 2021 | 11:13 WIB
X