• Minggu, 5 Desember 2021

Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Pendukung Kawasan Industri Batang

- Jumat, 1 Oktober 2021 | 07:33 WIB
Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Pendukung Kawasan Industri Batang/ilustrasi (pu.go.id)
Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Pendukung Kawasan Industri Batang/ilustrasi (pu.go.id)

BERANDAKITA.COMKementerian PUPR membangun sejumlah infrastruktur dasar yang meliputi konektivitas, sumber daya air, permukiman dan perumahan untuk mendukung pengembangan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang.

“Pembangunan kawasan industri ini merupakan pola baru karena menggunakan tanah negara dan fasilitas disediakan pemerintah, seperti jalan, air, sanitasi dan perumahan sehingga investor yang datang hanya perlu membangun pabrik dan langsung beroperasi,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono seperti dilansir laman Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR), www.pu.go.id.

Untuk mendukung konektivitas, Kementerian PUPR melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) telah menyelesaikan pembangunan Simpang Susun (SS) Akses KIT Batang yang merupakan bagian dari ruas Jalan Tol Batang - Semarang sepanjang 3,1 km.

Pembangunan SS KIT Batang dilakukan mulai November 2020 hingga Juli 2021 dengan nilai kontrak Rp142,3 miliar. Pembangunan ini dilakukan oleh kontraktor PT Waskita Karya, konsultan perencana PT Cipta Strada dan konsultan supervisi PT Indec Internusa.

Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) Prajudi mengatakan Simpang Susun KIT Batang dikelola oleh BUJT PT JSB sebagai upaya untuk percepatan pengembangan KIT Batang

"Simpang Susun KIT Batang ini pekerjaannya telah selesai dan saat ini  dalam pelaksanaan penilaian oleh panitia PHO untuk kemudian proses Uji Laik Fungsi (ULF) dan Sertifikat Laik Operasi (SLO)," terangnya.

Selanjutnya, Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga tengah melakukan pembangunan jalan KIT Batang sepanjang 50 km secara multi years contract (MYC) 2020-2022. Pembangunan jalan ini terbagi menjadi empat paket pekerjaan.

Paket I.1.A sepanjang 4,27 km senilai Rp198,9 miliar sudah selesai dikerjakan,

Paket I.1.B sepanjang 3,66 km Rp167,5 miliar selesai dikerjakan.

Halaman:

Editor: Tonthowi Jauhari

Sumber: pu.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sektor Properti Jadi Fokus Pemulihan Ekonomi Nasional

Minggu, 10 Oktober 2021 | 11:13 WIB
X