• Selasa, 30 November 2021

3,23 Juta Kematian Disebabkan oleh Rokok, Masih Berani Lanjut?

- Kamis, 25 November 2021 | 07:00 WIB
Orang merokok
Orang merokok

BERANDAKITA.COM, JAKARTA -- Sebanyak 3,23 juta kematian pada 2019 disebabkan atau berkaitan erat dengan kebiasaan merokok masyarakat, ujar Badan Kesehatan Dunia atau WHO. 

Menurut WHO, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) yang timbul karena kebiasaan merokok saat ini menjadi penyebab kematian ketiga terbanyak di dunia. 

Angka prevalensi penyakit ini akan terus meningkat bahkan menjadi pada 2060 karena karena bertambahnya jumlah angka orang yang merokok.

Di Indonesia angka prevalensi penyakit ini mencapai 3,7 persen, atau sekitar 9,2 juta orang menderita penyakit paru

Penyakit paru ini tidak menular, dan disebabkan adanya paparan gas berbahaya pada saluran napas dan jaringan paru.

Partikel gas berbahaya utama tersebut adalah asap rokok. Ada juga partikel lain seperti polusi bahan kimia di tempat kerja, dan asap dapur.

Baca Juga: KJP Plus November Cair Tanggal 29, Pastikan Rekening Bank DKI Aktif  

Baca Juga: Canggih, Kereta LRT Jabodetabek Beroperasi Tanpa Masinis 

Spesialis kardiovaskular Dr. Arto Yuwono Soeroto mengatakan PPOK terdapat gejala keluhan saluran pernapasan yang menetap seperti batuk berdahak, sesak nafas, memiliki keluhan yang menetap.

Gejala pernapasan tersebut bersifat menetap dan progresif yang disebabkan karena adanya kerusakan saluran napas pada gelembung alveolus atau kantung udara kecil di dalam paru-paru yang menjadi tempat pertukaran oksigen dan karbondioksida.

Halaman:

Editor: Tonthowi Jauhari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BOOSTER VAKSIN: Perlu Gak Sih, Ini Kata WHO

Minggu, 24 Oktober 2021 | 15:19 WIB

Stroke Itu Mendadak, Tidak Ada yang Perlahan-lahan

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 15:31 WIB

Ini Dia Manfaat Daun Kelor untuk Kejantanan  

Selasa, 12 Oktober 2021 | 11:30 WIB
X