• Kamis, 27 Januari 2022

Zuckerberg Ungkap Rencana Penggunaan Sensor Sentuhan dan Kulit Robot untuk Metaverse

- Selasa, 2 November 2021 | 07:54 WIB
CEO Meta Mark Zuckerberg
CEO Meta Mark Zuckerberg

BERANDAKITA.COM, JAKARTA -- Mark Zuckerberg, pendiri dan CEO Facebook yang kini menjadi Chairman Meta, mengungkapkan perusahaannya akan menyediakan layanan teknologi yang lebih maju dan memberikan  pengalaman baru dengan menggunakan virtual reality dan augmented reality. 

Zuckerberg pada Senin mengumumkan akan menggunakan sensor sentuh dan kulit robot baru yang dirancang untuk metaverse. 

"Tim AI kami adalah berusaha memahami dunia melalui sentuhan. Kami merancang sensor sentuh beresolusi tinggi dan bekerja dengan Carnegie Mellon [Universitas] untuk membuat kulit robot tipis," tulis Zuckerberg dalam postingan di Facebook

"Ini membawa kita selangkah lebih dekat ke objek virtual realistis dan interaksi fisik di metaverse," tambah dia. 

Departemen kecerdasan buatan (AI) Facebook pada Senin memperkenalkan ReSkin - kulit penginderaan sentuh baru yang dibuat oleh para peneliti Meta AI bekerja sama dengan Universitas Carnegie Mellon.

"Indera peraba kita membantu kita menavigasi dunia di sekitar kita. Dengannya, kita dapat mengumpulkan informasi tentang objek — seperti apakah objek itu ringan atau berat, lunak atau keras, stabil atau tidak stabil — yang kita gunakan untuk menyelesaikan tugas sehari-hari," kata mereka dalam sebuah pernyataan.

Meski AI dapat secara efektif menggabungkan indera seperti penglihatan dan suara dengan teknologi saat ini, indera peraba tetap menjadi tantangan lebih lanjut, menurut pernyataan itu.

Teknologi baru dapat memungkinkan produksi tangan robot, sarung tangan taktikal, lengan dan bahkan sepatu anjing yang dapat membantu peneliti mengumpulkan data untuk model AI baru, tambah mereka.

ReSkin setebal 2-3 milimeter dapat digunakan untuk lebih dari 50.000 interaksi, dan harganya masing-masing kurang dari USD6 untuk 100 unit, katanya.

Facebook mengganti namanya menjadi Meta pada 28 Oktober, dengan proyek menyatukan aplikasi dan teknologi Facebook termasuk WhatsApp, Instagram, Facebook dan divisi realitas virtual Oculus.

Halaman:

Editor: Tonthowi Jauhari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masuk Kamar Mandi juga Ada Adab-nya, Simak ya..

Rabu, 27 Oktober 2021 | 13:12 WIB

BOOSTER VAKSIN: Perlu Gak Sih, Ini Kata WHO

Minggu, 24 Oktober 2021 | 15:19 WIB

Stroke Itu Mendadak, Tidak Ada yang Perlahan-lahan

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 15:31 WIB

Terpopuler

X