• Sabtu, 27 November 2021

BPOM Rilis Daftar 53 Obat Tradisional, Suplemen, dan Kosmetika Mengandung Bahan Kimia 2021

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 07:22 WIB
BPOM Rilis Daftar 53 Obat Tradisional, Suplemen, dan Kosmetika Mengandung Bahan Kimia  2021/ilustrasi (pixabay)
BPOM Rilis Daftar 53 Obat Tradisional, Suplemen, dan Kosmetika Mengandung Bahan Kimia 2021/ilustrasi (pixabay)

KLAIM PENYEMBUHAN COVID-19

Efedrin dan Pseudoefedrin selain berupa senyawa sintetis, juga terdapat secara alami pada tanaman, yaitu merupakan bahan aktif dari tanaman Ephedra sinica atau Ma Huang, yang lazim ditemukan pada Traditional Chinese Medicine (TCM), termasuk Lianhua Qingwen Capsules (LQC) Tanpa Izin Edar.

Penggunaan Ephedra sinica pada obat tradisional digunakan secara tidak tepat dalam pencegahan dan penyembuhan Covid-19.

Ephedra sinica merupakan salah satu bahan dilarang dalam Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan sesuai Peraturan Kepala Badan POM Nomor HK.00.05.41.1384 Tahun 2005 tentang Kriteria dan Tata Laksana Pendaftaran Obat Tradisional, Obat Herbal Terstandar dan Fitofarmaka serta Peraturan Badan POM Nomor 11 tahun 2020 tentang Kriteria dan Tata Laksana Registrasi Suplemen Kesehatan.

Berdasarkan hasil kajian yang melibatkan para ahli dan beberapa asosiasi profesi kesehatan, produk obat tradisional yang mengandung Ephedra  sinica  tersebut tidak menahan laju keparahan, tidak menurunkan angka kematian dan tidak mempercepat konversi swab test menjadi negatif.

Penggunaan Efedra malah dapat membahayakan kesehatan, yaitu mempengaruhi sistem kardiovaskuler, bahkan dapat menyebabkan kematian.

Di samping kedua jenis BKO tersebut, juga ditemukan BKO seperti temuan di tahun-tahun sebelumnya, antara lain Sildenafil Sitrat dan turunannya, Tadalafil, Deksametason, Fenilbutason, Alopurinol, Prednison, Parasetamol, Asetosal, Natrium Diklofenak, Furosemid, Sibutramin HCl, Siproheptadin HCl, dan Tramadol.     

Selain temuan obat tradisional tersebut, temuan terhadap kosmetika juga menjadi perhatian BPOM karena berbahaya terhadap kesehatan.

BAHAN PEWARNA

Sementara itu, untuk produk kosmetika, temuan bahan dilarang atau bahan berbahaya didominasi oleh Hidrokinon dan pewarna dilarang, yaitu Merah K3 dan Merah K10.

Halaman:

Editor: Sanggono Hadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BOOSTER VAKSIN: Perlu Gak Sih, Ini Kata WHO

Minggu, 24 Oktober 2021 | 15:19 WIB

Stroke Itu Mendadak, Tidak Ada yang Perlahan-lahan

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 15:31 WIB

Ini Dia Manfaat Daun Kelor untuk Kejantanan  

Selasa, 12 Oktober 2021 | 11:30 WIB
X