• Sabtu, 27 November 2021

Hari ini Data Final Penerima KJP Plus Sudah Ada, Ayo Cek

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 06:00 WIB
Mekanisme dan Timeline Pendataan KJP Plus  (Instagram Dinas Pendidikan DKI )
Mekanisme dan Timeline Pendataan KJP Plus (Instagram Dinas Pendidikan DKI )

BERANDAKITA.COM, JAKARTA -- Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus saat ini sedang memasuki tahap finalisasi data penerima.

Menurut infogratis di situ https://kjp.jakarta.go.id/kjp2/ pada Rabu (13/10) seharusnya jadi hari terakhir finalisasi data penerima. 

Namun pada Selasa (12/10) Kepala Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Waluyo Hadi pada media Ayojakarta mengatakan, jumlah data final penerima KJP Plus Tahap 2 Tahun 2021 ini belum tetap.

Apakah hal ini menandakan jadwal penerimaan akan mundur? 

Pencairan dana bantuan ini menurut informasi sedang dalam persiapan Keputusan Gubernur tentang Penerima dan Jumlah Dana KJP Plus Tahap 2.  

Baru setelah itu akan ada surat dari Pemprov Jakarta pada Bank DKI untuk mentransfers dana bantuan KJP Plus pada rekening penerima. 

Pendataan penerima program ini sudah dilakukan mulai September lalu. 

Pada 13-25 September tahapnya adalah pengumuman data calon penerima sementara yang berasal dari Data Terpadu Pemprov DKI melalui sekolah.

Kemudian pada 13-25 September, para calon penerima melengkapi berkas melalui sekolah. 

pada 27-30 September dilakukan verifikasi kelengkapan berkas calon. 

Kemudian pada 1-13 Oktober data finali penerima ditetapkan. 

 Bagi peserta didik atau siswa yang ingin mengetahui apakah namanya ditetapkan sebagai penerima program ini bisa mengecek melalui laman web KJP Jakarta dengan cara:

  1. Masuk ke laman https://kjp.jakarta.go.id
  2. Isi NIK
  3. Pilih tahun penyaluran
  4. Pilih tahapan penyaluran
  5. Kemudian klik cek

Jika siswa telah memenuhi semua persyaratan, tetapi belum menerima dana bantuan dari KJP Plus, dapat menghubungi Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Jamsos Dinas Sosial tingkat kelurahan sesuai KK dan domisili.

Besaran dana KJP Plus per bulan untuk masing-masing tingkat pendidikan:

Besaran dana per bulan Sekolah/Madrasah Negeri, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP)

  1. SD/MI/SLB

Biaya personal per bulan: Rp250.000

  1. SMP/MTs/SMPLB

Biaya personal per bulan:

Rp300.000

  1. SMA/MA/SMALB

Biaya personal per bulan: Rp420.000

  1. SMK

Biaya personal per bulan: Rp450.000

  1. PKBM

Biaya personal per bulan: Rp300.000

  1. LKP

Biaya personal per semester: Rp1.800.000

Besaran dana per bulan Sekolah/Madrasah Swasta (Non Peserta PPDB Bersama dan Non Penerima Subsidi Peningkatan Mutu Pendidikan)

  1. SD/MI/SLB:

- Biaya Personal per bulan: Rp250.000

- SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp130.000

- Biaya pendidikan masuk sekolah (peserta didik baru): Maksimum Rp1.000.000

  1. SMP/MTs/SMPLB

- Biaya personal per bulan: Rp300.000

- SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp170.000

- Biaya pendidikan masuk sekolah (peserta didik baru): Maksimum Rp1.500.000

  1. SMA/MA/SMALB

- Biaya personal per bulan: Rp420.000

- SPP untuk sekolah swasta: Rp290.000

- Biaya pendidikan masuk sekolah (peserta didik baru): Maksimum Rp2.500.000

  1. SMK

-Biaya personal per bulan: Rp450.000

- SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp240.000

- Biaya pendidikan masuk sekolah (peserta didik baru): Maksimum Rp2.500.000

Besaran dana per bulan Sekolah Swasta (Peserta PPDB Bersama)

  1. SMA Klaster 1

- Biaya personal per bulan: Rp420.000

- SPP untuk sekolah swasta per bulan: Maksimum Rp620.000

- Biaya pendidikan masuk sekolah (peserta didik baru): Maksimum Rp3.000.000

  1. SMA Klaster II

- Biaya personal per bulan: Rp420.000

- SPP untuk sekolah swasta per bulan: Maksimum Rp920.000

- Biaya pendidikan masuk sekolah (peserta didik baru): Maksimum Rp7.000.000

  1. SMA Klaster III

- Biaya personal per bulan: Rp420.000

- SPP untuk sekolah swasta per bulan: Maksimum Rp1.100.000

- Biaya Pendidikan Masuk Sekolah (peserta didik baru): Maksimum Rp10.000.000

Bantuan Sosial Subsidi Peningkatan Mutu Pendidikan Sekolah Swasta

  1. SMA

- Biaya personal per bulan Rp420.000

- SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp1.100.000

- Biaya pendidikan masuk sekolah (peserta didik baru): Maksimum Rp2.500.000

  1. SMK

- Biaya personal per bulan: Rp450.000

- SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp1.100.000

- Biaya pendidikan masuk sekolah (peserta didik baru): Maksimum Rp2.500.000

Selama Pandemi Covid-19:

- Biaya rutin dan biaya berkala dapat digunakan setiap bulan secara tunai/nontunai.

- Biaya rutin dan biaya berkala dapat digunakan untuk kebutuhan pangan, kebutuhan kesehatan dan kebutuhan pendidikan (termasuk menunjang biaya komunikasi pembelajaran jarak jauh.

 

Halaman:

Editor: Tonthowi Jauhari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Jadwal Pencairan KJP Plus Sebelum November 2021

Selasa, 23 November 2021 | 16:35 WIB
X