• Sabtu, 23 Oktober 2021

Data Terbaru tentang BSU Kemnaker, PKH, Kartu Sembako, BLT Desa

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 06:51 WIB
Data Terbaru tentang BSU Kemnaker, PKH, Kartu Sembako, BLT Desa/ilustrasi (pixabay)
Data Terbaru tentang BSU Kemnaker, PKH, Kartu Sembako, BLT Desa/ilustrasi (pixabay)

BERANDAKITA.COM, JAKARTA – Realisasi Program PEN sampai dengan 8 Oktober 2021 mencapai Rp416,08 triliun atau 55,9% dari pagu sebesar Rp744,77 triliun termasuk untuk BSU Kemnaker, program PKH, Kartu Sembako dan BLT Desa.

Berikut ini realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) termasuk BSU Kemnaker, program PKH, Kartu Sembako dan BLT Desa yang disampaikan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam Konferensi Pers Ratas Evaluasi PPKM secara virtual, di Jakarta, Senin (11 Oktober 2021):

  • Klaster Kesehatan terealisasi Rp106,87 triliun (49,7%);
  • Klaster Perlinsos terealisasi Rp121,5 triliun (65,1%);
  • Klaster Program Prioritas terealisasi Rp65,69 triliun (55,7%);
  • Klaster Dukungan UMKM & Korporasi terealisasi Rp62,04 triliun (38,2%);
  • Klaster Insentif Usaha terealisasi Rp59,99 triliun (95,5%).

Baca Juga: Kapan KJP Oktober 2021 Cair, Pak Anies?

Baca Juga: 4 Cara Cek Penerima BSU Kemnaker Tahap 5 dan 5 Syarat Peserta BLT Pekerja

Realisasi Klaster Kesehatan tersebut utamanya diperuntukan kepada:

  1. Diagnostik (Testing dan Tracing) sebesar 63,2% atau Rp2,96 triliun
  2. Therapeutic (Insentif dan Santunan Nakes) sebesar 71,6% atau Rp13,56 triliun dari pagu Rp18,94 triliun
  3. Vaksinasi (Pengadaan dan Pelaksanaan) sebesar 39,9% atau Rp23,07 triliun.

Sementara itu, seperti dilansir laman Kemenko Perekonomian, www.ekon.go.id, realisasi dari Klaster Perlinsos sebesar Rp121,50 triliun antara lain digunakan:

  • Program PKH sebesar 73,4% atau Rp20,79 triliun dari pagu Rp28,31 triliun
  • Kartu Sembako sebesar 58,6% atau Rp29,26 triliun dari pagu Rp49,89 triliun
  • BLT Desa sebesar 56,2% atau Rp16,20 triliun dari pagu 28,80 triliun
  • Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar 75,60% atau Rp6,65 triliun dari pagu Rp8,80 triliun.

Turut hadir dalam Konferensi Pers tersebut yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Baca Juga: Beredar Informasi, Ketua RT dan RW akan Dapat BSU Kemnaker Rp1 Juta

Baca Juga: Lowongan Kerja BUMN: PT TELKOM Butuh Banyak Karyawan, Ini Syarat dan Link Daftarnya

Halaman:

Editor: Khairul Azhar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini 5 Fokus Utama APBN 2022

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:23 WIB
X