• Minggu, 5 Desember 2021

Tidak Menerima KJP Lagi, Ini 3 Alasannya

- Sabtu, 2 Oktober 2021 | 10:50 WIB
Pencairan KJP Oktober 2021: Menunggu Data Final Penetapan Penerima KJP Plus Tahap 2?/ilustrasi (istimewa)
Pencairan KJP Oktober 2021: Menunggu Data Final Penetapan Penerima KJP Plus Tahap 2?/ilustrasi (istimewa)

BERANDAKITA.COM -- Pendaftaran Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus sedang dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta. Salah satu hal yang sering ditanyakan warga Ibu Kota ialah KJP Plus putus atau tidak lagi menerima KJP

Warga mengklaim pernah menerima KJP kemudian namanya tidak ada lagi dalam status penerima KJP Plus yang disalurkan Bank DKI. Kendala itu rupanya disebabkan oleh sedikitnya 3 faktor. 

Disdik DKI Jakarta pun menjawab 3 alasan KJP putus atau tidak menerima KJP lagi seperti dilansir dari Kilas24.com. Ketiga alasan tidak menerima KJP lagi itu dipaparkan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Disdik DKI Jakarta Waluyo Hadi dalam dialog Radio Disdik DKI Jakarta baru-baru ini.

1. Sudah Tidak Memenuhi Syarat Penerima KJP

Waluyo menuturkan alasan seseorang pernah menerima KJP kemudian tidak lagi menerima ialah sudah tidak memenuhi syarat penerima KJP. Hal ini terjadi karena pindah sekolah, atau sudah tidak lagi menjadi warga DKI Jakarta.

"Misalnya waktu SD terima KJP dari Pemprov DKI Jakarta, kemudian SMP pindah ke Tegal. Lalu balik lagi ke Jakarta dan terima lagi," katanya.

2. Tidak Masuk Dalam DTKS

Kemungkinan paling besar dan paling banyak terjadi, kata Waluyo, ialah data penerima KJP tidak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Hal ini paling banyak terjadi sejak kehadiran aturan baru yang mewajibkan penyaluran KJP menggunakan basis data DTKS.

"Umumnya KJP putus karena mulai tahap 2 tahun 2020, penyaluran KJP menggunakan DTKS menggantikan sebelumnya yakni usulan sekolah," katanya.

Halaman:

Editor: Sanggono Hadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X