• Minggu, 5 Desember 2021

BSU Kemnaker atau BLT Pekerja Oktober 2021: Tambah 1,7 Juta Peserta, Pelajari Cara Daftar

- Jumat, 1 Oktober 2021 | 06:53 WIB
BSU Kemnaker atau BLT Pekerja Oktober 2021: Tambah 1,7 Juta Peserta, Pelajari Cara Daftar/ilustrasi (instagram kemnaker)
BSU Kemnaker atau BLT Pekerja Oktober 2021: Tambah 1,7 Juta Peserta, Pelajari Cara Daftar/ilustrasi (instagram kemnaker)

BERANDAKITA.COM – Pemerintah akan memperluas cakupan penerima BSU Kemnaker. Peserta akan bertambah 1,7 juta orang. Ayo pelajari cara daftar untuk mendaftar BLT pekerja dan buruh yang terdata di BPJS Ketenagakerjaan.

Kebijakan memperluas penerima bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) pekerja dan buruh lantaran ada sisa anggaran sekitar Rp1,7 triliun yang setara dengan 1,7 juta calon penerima. Nah, kalau ingin ikutan, monggo disimak betul-betul cara daftar biar lolos seleksi.

Lantas bagaiman cara daftar ikutan calon penerima BSU Kemnaker atau BLT pekerja dengan data dari BPJS Ketenagakerjaan tahun 2021?

Berikut ini penjelasan jawaban dari laman www.bantuan.kemnaker.go.id pada 15 Agustus:

  1. Pekerja/buruh tidak dapat mendaftarkan secara individual langsung ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan maupun ke Kementerian Ketenagakerjaan. Data calon penerima BSU bersumber dari data yang diserahkan oleh BPJS Ketenagakerjaan kepada Kemnaker.
  2. Data calon penerima BSU tersebut diverifikasi dan divalidasi oleh BPJS Ketenagakerjaan sesuai kriteria dan persyaratan yang ditentukan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No.16 Tahun 2021. Data calon penerima BSU yang telah dinyatakan sesuai dengan persyaratan akan dikirimkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan
  3. Silahkan melakukan komunikasi dengan perusahaan/pemberi kerja di tempat anda bekerja

Koordinasi dengan Komite PEN

Menurut Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI & Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri, kebijakan perluasan penerima BSU diputuskan setelah melakukan koordinasi dengan Komite Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Kementerian Keuangan.

"Sisa Anggaran BSU tersebut sebesar Rp1.791.477.000.000 dan akan menyasar 1.791.477 pekerja. Anggaran yang ditetapkan dan diberikan Komite PEN untuk Program BSU sebesar Rp.8,7 Triliun untuk 8.783.350 pekerja terdampak Pandemi COVID-19," kata Indah Anggoro Putri.

Hal itu disampaikan Indah Anggoro saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (28 September 2021).

Indah Anggoro Putri menjelaskan realisasi dan progres program BSU saat ini telah tersalurkan kepada 6.991.873 pekerja/buruh dengan alokasi anggaran sebesar Rp6.9 Triliun.

Halaman:

Editor: Tonthowi Jauhari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X