• Minggu, 5 Desember 2021

Cara Daftar dan Kiat Lolos Seleksi Kartu Jakarta Pintar atau KJP Tahap 2 Tahun 2021

- Kamis, 30 September 2021 | 19:48 WIB
Cara Daftar dan Kiat Lolos Seleksi Kartu Jakarta Pintar atau KJP Tahap 2 Tahun 2021/ilustrasi (istimewa)
Cara Daftar dan Kiat Lolos Seleksi Kartu Jakarta Pintar atau KJP Tahap 2 Tahun 2021/ilustrasi (istimewa)

BERANDAKITA.COM — Mau dapat Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus? Anda harus memastikan data keluarga masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Dinas Sosial. Pendaftaran bisa online atau melalui kantor kelurahan domisili.

Dinas Pendidikan kini sedang melakukan pendataan kembali Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus tahap 2 tahun 2021. Proses pendataan penerima KJP Plus itu melalui empat mekanisme sebelum data final penerima KJP Plus ditetapkan pada 1-13 Oktober 2021.

Alasannya, pendataan KJP tahap 2 tahun 2021 menggunakan DTKS sebagai rujukan. Perubahan pola pendaftaran KJP Plus itu sudah terjadi sejak pendataan KJP Plus tahap 2 tahun 2020 lalu.

Jika data Anda tidak termasuk dalam DTKS sudah dapat dipastikan tidak akan menerima bantuan sosial (bansos) termasuk KJP Plus atau Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

Sebagai gambaran Kementerian Sosial menyebutkan DTKS adalah kumpulan data yang meliputi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), Penerima Bantuan dan Pemberdaan Sosial serta Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS).

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Disdik DKI Jakarta Waluyo Hadi sebelumnya mengatakan mekanisme dan jadwal pendataan KJP Plus II tahap juga sudah diatur, mulai dari pertengahan September hingga Oktober.

Dia menjelaskan bagi masyarakat tidak mampu yang ingin memohon KJP Plus dapat mendaftar DTKS secara online melalui www.fmotm.jakarta.go.id atau datang langsung ke kantor kelurahan domisili karena ada petugas Pusdatin Jamsos Dinas Sosial.

Pada laman tersebut, tersedia pilihan membuat akun untuk peserta baru atau log in untuk mereka yang telah memiliki akun. Yang perlu dicatat ialah basis data yang digunakan ialah Nomor Induk Kependudukan (NIK) sehingga jangan salah atau kurang ketika menginput NIK.

Berikut caranya:

Halaman:

Editor: Tonthowi Jauhari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X